Sibuk Jadi ASN, Pandu Pangestu Salur Hobi Berlayar di Laut Mancing Ikan saat Hari Libur

Pandu Pangestu, Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Bapenda Kabupaten Serang salurkan hobi memancing ikan di laut.

Tayang:
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
Dok. pribadi
Pandu Pangestu (Baju Putih) saat memancing ikan di perairan Pulau Tunda. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih


TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sekira pukul 15.30 WIB, Pandu Pangestu terlihat sibuk mengemasi barang ke dalam ransel berwarna hitam di rumahnya.

Barang-barang yang dibawa pria berusia 31 tahun tersebut merupakan reel pancing, logistik dan obat-obatan.

Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Bapenda Kabupaten Serang tersebut akan pergi memancing ikan di laut.

Baca juga: Bawaslu Banten Ingatkan Para ASN di Tanah Jawara Netral Dalam Pemilu 2024

Bapak dua anak ini mulai berangkat menggunakan mobil pribadi, menuju Pelabuhan Karangantu, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Di pelabuhan tersebut, Pandu bertemu dengan enam rekannya yang juga akan memancing ikan.

Mereka kemudian menyewa kapal nelayan di lokasi tersebut, untuk digunakan memancing ke perairan Pulau Tunda.

Selama dalam perjalanan, warga Kecamatan Baros, Kabupaten Serang ini tampak menikmati suasana laut yang tenang dan angin sepoi-sepoi.

Setibanya di spot mancing, Pandu dan para pemancing langsung mengeluarkan reel dan memasukan umpan ke kail pancing.

Pandu mengaku, sudah lama menggilai mancing, hobi itu tertanam sejak ia masih duduk dibangku SMP. Awalnya, Pandu muda sering mancing di sungai.

"Kemudian orang tua mengajak saya mancing di kolam ikan. Tapi setelah SMA dan mula bekerja mula tuh mancing di laut," katanya kepada TribunBanten.com kemarin.

Alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor, Jawa Barat tahun 2015 ini menyebut, mancing memiliki kesan tersendiri. 

Selain untuk menghilangkan penat akibat setumpuk pekerjaan sebagai aparatur sipil negara (ASN), mancing juga bagi Pandu sebagai sebagai tadabbur alam.

"Ketika saya ada di laut, rasanya tenang, makan pakai apapun juga rasanya enak. Utamaya kita jadi lebih bersyukur pada ciptaan Allah," katanya.

Baca juga: Kisah Gamers Zailani, Penggila Gim Online yang kini Sukses Memulai Usaha dari Hobi

Pandu menjelaskan, wilayah perairan Pulau Tunda, Pulau Panjang, Pulau Sanghyang, dan Pulau Mundu telah ia datangi setiap libur akhir pekan untuk memancing ikan.

Lanjut Pandu, dalam sekali trip memancing atau selama dua hari satu malam, ia dan rekannya mengeluarkan uang sewa kapal sebesar Rp 3 Juta sampai Rp 4 Juta.

"Tapi saya mancing saat libur kerja saja, jadi tugas saya sebagai ASN tetap aman," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved