Ancaman Terorisme Imbas Perang Israel-Hamas, Tiga Kelompok Ini Paling Rentan Terpapar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan ancaman terorisme di Indonesia imbas perang Israel-Hamas.
|
Editor:
Glery Lazuardi
Hatem Moussa / AP via Al Jazeera
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan ancaman terorisme di Indonesia imbas perang Israel-Hamas. Listyo mewaspadai munculnya sel-sel tidur yang terafiliasi dengan teroris. Selama kurun waktu terakhir, Kapolri beserta jajaran telah menangkap 57 orang terkait terorisme.
"Kuncinya ilmu pengetahuan, tolak intoleransi, radikalisme dan terorisme dengan semangat dan belajar yang tekun," tambahnya.
Pernyataan itu disampaikan pada saat memberikan kuliah di Universitas Nasional Semarang (UNNES) pada Rabu (8/11/2023).
Sementara itu, Rektor UNNES Prof. Dr. S Martono, M.Si., mengatakan pihaknya termasuk di dalamnya seluruh mahasiswa UNNES berkomitmen menolak intoleransi, radikalisme dan terorisme.
"Katakan Tidak! Untuk intoleransi, radikalisme dan terorisme. Mari kita semua bersatu dalam perbedaan. Tanamkan di hati, karena saudara (para mahasiswa) adalah bagian dari masa depan Indonesia," ujarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/israel-serang-gaza-ni.jpg)