Tanggal 2 Desember Hari Apa? Ada Dua Peringatan Tapi Bukan Libur Nasional
Tanggal 2 Desember hari apa? Ada dua peringatan penting yakni Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan dan Hari Pencegahan Polusi Sedunia.
TRIBUNBANTEN.COM - Tanggal 2 Desember hari apa? Ada dua peringatan penting yakni Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan dan Hari Pencegahan Polusi Sedunia.
Kedua peringatan yang jatuh pada Sabtu 2 Desember 2023 tidak masuk dalam daftar libur nasional.
Meski begitu, peringatan Hari Pencegahan Polusi Sedunia dan Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan mempunyai sejarah panjang.
Baca juga: Kades di Serang Ditangkap Polisi saat Sembunyi di Hotel, Begini Penyebabnya
Berikut ini sejarah Hari Pencegahan Polusi Sedunia dan Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan
Hari Pencegahan Polusi Sedunia
Setiap tanggal 2 Desember diperingati sebagai Hari Pencegahan Polusi Sedunia.
Hari Pencegahan Polusi Sedunia diciptakan untuk menanamkan kesadaran akan pencemaran lingkungan dan dampak negatifnya terhadap kesehatan.
Seperti kita tahu bahwa salah satu penyumbang polusi terbesar yaitu dari asap baik yang dihasilkan kendaraan maupun asap pembakaran sampah.
Namun ternyata jenis polusi paling berbahaya yang melanda dunia adalah polusi plastik.
Organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Greenpeace, dan lainnya telah mendesak negara-negara di seluruh dunia untuk mengambil tindakan pencegahan untuk mengendalikan polusi.
Salah satu upayanya melalui Hari Pencegahan Polusi Sedunia ini.
Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan
Setiap tanggal 2 Desember diperingati sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan.
Hari ini diadopsi oleh Konvensi PBB tentang Pemberantasan Perdagangan Manusia dan Eksploitasi Pelacuran Orang Lain oleh Majelis Umum (resolusi 317( IV) tanggal 2 Desember 1949).
Melansir dari situs United Nations, tujuan utama adanya hari ini yaitu sebagai upaya untuk menghapus bentuk-bentuk perbudakan kontemporer, seperti perdagangan manusia, eksploitasi seksual, bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak, pernikahan paksa, dan perekrutan paksa anak-anak untuk digunakan dalam konflik bersenjata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kalender-sfhvsmef.jpg)