PLN Borong 20 Proper Emas KLHK 2023, 2 Tahun Darmawan Raih Green Leadership Utama Award
Perolehan penghargaan PROPER Emas PLN tahun 2023 ini adalah capaian terbaik perseroan
Darmawan Prasodjo mengatakan, selama empat tahun terakhir PLN terus menjalankan transformasi untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia di mana ESG menjadi landasannya.
Langkah ini signifikan dalam rangka mitigasi krisis perubahan iklim dan melakukan transisi energi.

Menurut Darmawan, seiring dengan perubahan iklim yang terjadi, tugas PLN kini bukan hanya menyediakan listrik, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Dalam hal ini, satu di antara upayanya adalah dengan mengurangi emisi gas rumah kaca.
"Kami menjalankan ini bukan karena perjanjian internasional, tetapi karena kita peduli bahwa generasi masa depan harus lebih baik dari hari ini,” ucapnya.
Penghargaan PROPER yang diterima ini lebih dari sekadar pemenuhan peraturan, tetapi juga sebagai pedoman bagi PLN untuk menjalankan proses bisnis ketenagalistrikan yang mengutamakan kelestarian lingkungan.
"Alhamdulillah atas pengakuan yang diberikan pemerintah atas kerja keras PLN dalam menjaga lingkungan," ujarnya.
Baca juga: Sistem 158.678 Meter Pelanggan PLN Banten Diperbarui, Ini Ciri dan Solusi Gagal Isi Token Listrik
PROPER dari KLHK ini bukan lagi hanya sebagai compliance, tetapi beyond compliance yang menjadi guidance bagi PLN dalam menjalankan tata kelola usahanya.
Darmawan menegaskan, PLN juga berkomitmen dalam langkah penurunan emisi melalui berbagai upaya, mulai dekarbonisasi, penambahan pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT), hingga penggunaan teknologi co-firing pada PLTU.
Hingga tahun 2023, melalui upaya dekarbonisasi, PLN telah berhasil mengurangi emisi hingga 54 juta ton CO2 dari 337 juta ton CO2 menjadi 283 juta ton CO2.
"Ini dicapai dengan berbagai extraordinary effort. Capaian penurunan emisi menjadi fondasi yang kuat menuju target net zero emission pada 2060,” kata Darmawan.
Baca juga: Ingin Pengaduan Kelistrikan? Tak Perlu Repot Mendatangi Kantor atau Petugas PLN, Caranya Mudah
PLN terus melakukan inovasi untuk mengurangi emisi khususnya di sisi pembangkit, satu di antaranya dengan mengimplementasikan program co-firing pada PLTU milik PLN.
Sampai dengan 2023, program ini telah diimplementasikan untuk 43 PLTU PLN yang tersebar, teknologi ini berhasil mengurangi emisi karbon hingga 1,7 juta ton CO2.
Di sisi lain, Darmawan juga memimpin dalam memulai tata kelola baru limbah pembangkit dengan pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari PLTU.
Potensi FABA dari seluruh PLTU PLN di Indonesia pun sangat besar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.