Gempa Banten

Dampak Gempa Bayah Banten Magnitudo 5,9, Segini Kerugian Terkini

Wilayah Bayah, Banten diguncang gempa magnitudo 5,9 pada Rabu (3/1/2024). Hingga kini BPBD masih menghitung kergian materiil akibat bencana itu.

Editor: Glery Lazuardi
ntnews.co.au
Ilustrasi gempa. Wilayah Bayah, Banten diguncang gempa magnitudo 5,9 pada Rabu (3/1/2024). Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih menghitung kerugian materiil akibat bencana itu. 

Dia mengungkapkan pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2023, di wilayah Banten dan sekitarnya telah terjadi gempabumi tektonik sebanyak 1.609 kali.

Jumlah kejadian gempa bumi meningkat 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebanyak 1.522 kali gempa.

Disebutkan dia, kekuatan gempabumi yang terjadi di Provinsi Banten bervariasi dari Magnitudo 1,2 hingga Magnetudo 5,9.

Gempabumi dengan kekuatan dibawah magnitudo 3 paling dominan terjadi, sekitar 927 kejadian.

"Gempabumi dengan kekuatan magnitudo 3 sampai magnetudo 5 sebanyak 664 kejadian," ujar Suwardi.

Gempa bumi berdasarkan kedalamannya, tercatat 89 persen atau 1432 kejadian gempabumi terjadi pada kedalaman dangkal dibawah 60 kilimeter Kemudian dan 10 persen atau 163 kejadian gempabumi terjadi di kedalaman menengah 60 sampai 300 kilometer.

"Serta 1 persen atau 14 kejadian gempabumi di kedalaman dalam diatas 300 kilometer," kata Suwradi.

Suwardi menambhkan, gempabumi yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat Banten sebanyak 14 kali.

Namun hanya satu kejadian gempabumi yang berepisenter di luar wilayah Provinsi Banten yakni pada tanggal 14 April 2023 dengan magnitudi 6.9 Kota TubanJawa Timur.

Dari peta aktivitas gempabumi, lanjut Suwardi, paling aktif terjadi di Provinsi Banten adalah Zona A yakni terusan sesar semangko, patahan Ujung Kulon.

Kedua di Zona B yakni Patahan Cimandiri, dan Patahan Pelabuhan Ratu, dan Zona Megathrust.

"Wilayah pesisir di Provinsi Banten memiliki potensi terdampak tsunami yang dibangkitkan dari faktor tektonik atau gempabumi kuat di zona subduksi dan non tektonik yakni erupsi vulkanik dan longsoran di laut," tandas Suwardi.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Bayah Banten, Tapi Tak Berpotensi Tsunami

Cerita Warga

Sejumlah warga di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, berhamburan keluar rumah saat gempa 5,9 magnitudo mengguncang wilayah tersebut, pada Rabu (3/1/2023).

Magfira warga Desa Darmasari, Kecamatan Bayah mengatakan, getaran gempa cukup besar dirasakan warga karena pusat gempa berada di Barat Daya Bayah dengan kedalaman 74 Km.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved