Gempa Banten

Dampak Gempa Bayah Banten Magnitudo 5,9, Segini Kerugian Terkini

Wilayah Bayah, Banten diguncang gempa magnitudo 5,9 pada Rabu (3/1/2024). Hingga kini BPBD masih menghitung kergian materiil akibat bencana itu.

Editor: Glery Lazuardi
ntnews.co.au
Ilustrasi gempa. Wilayah Bayah, Banten diguncang gempa magnitudo 5,9 pada Rabu (3/1/2024). Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih menghitung kerugian materiil akibat bencana itu. 

"Kerasa lumayan keras, orang-orang juga panik karena kerasa banget. Bahkan ada yang lari ke luar rumah, tapi sekarang sudah biasa aja," singkat Magfira dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Sementara Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat mengungkapkan, getaran gempa yang terjadi pada Rabu sekira pukul 07.54 terasa sekira 2 detik oleh warga.

"Warga sempat lari keluar rumah, karena kaget sebab biasanya kecil, tapi ini agak gede," kata Rafik.

Pun demikian, lanjut Rafik, situasi di wilayah Bayah kembali kondusif. Ia juga belum menerima laporan kerusakan dampak dari gempa tersebut.

"Kondisinya masih aman, belum ada laporan kerusakan. Walaupun sempat membuat warga panik," ujar dia.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Bayah Banten, Tapi Tak Berpotensi Tsunami

Penyabab Gempa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab gampa megnitudo 5,9 di Bayah, Banten.

BMKG memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, di mana gempa yang terjadi merupakan jenis gempa kedalaman menengah akibat deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia, yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique thrust)," tulis BMKG pada Rabu (3/1/2024).

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Surade, Sukabumi dengan skala intensitas IV MMI, daerah Pelabuhan Ratu, Cianjur, Panggarangan, Lebak, Garut dengan skala intensitas III MMI, daerah Lembang, Bandung Barat, Cimahi dengan skala intensitas II-III MMI, dan daerah Tangerang Selatan dengan skala intensitas II MMI.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami," kata Daryono.

Hingga pukul 08.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Meski begitu warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved