Gagal Nikah, Pemuda asal Tangerang Bunuh Diri di Rumah Kontrakan

QS, (26) seorang pemuda di Tangerang, Banten, ditemukan tewas gantung diri di Jalan Tembaga Raya, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
ilustrasi bunuh diri. QS, (26) seorang pemuda di Tangerang, Banten, ditemukan tewas gantung diri di Jalan Tembaga Raya, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (3/2/2024) dinihari. Pemuda itu diduga nekat mengakhiri hidupnya karena gagal menikah dengan kekasih pujaan hatinya. 

TRIBUNBANTEN.COM - QS, (26) seorang pemuda di Tangerang, Banten, ditemukan tewas gantung diri di Jalan Tembaga Raya, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (3/2/2024) dinihari.

Pemuda itu diduga nekat mengakhiri hidupnya karena gagal menikah dengan
kekasih pujaan hatinya.

Informasi itu disampaikan Kasie Humas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Iptu Wendi Afrianto.

Baca juga: Biodata dan Akun Sosmed Caroline Angelica, Mahasiswi Unair yang Tewas Bunuh Diri di Mobil

"Keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi serta membuat pernuataan tidak menuntut pihak mana pun di kemudian harinya," kata Kasie Humas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Iptu Wendi Afrianto.

Menurut dia, jasad korban ditemukan di sebuah kontarakan di Jalan Tembaga Raya, RT08/09, Kelurahan Bencongan.

Dari keterangan kekasih korban berinsial ST, dia meninggalkan korban sekitar pukul 00.30 WIB setelah cek cok mulut.

"Dia pergi untuk menghindari keributan yang makin besar dengan cara berjalan kaki," ujarnya.

Sementara dari pantauan CCTV, ST kembali ke kosan dengan cara memanjat pagar gerbang jalan perumahan sekitar pukul 04.00 WIB.

ST menuju kamar kosan dan membuka pintu yang tidak terkunci.

Ia menemukan korban berdiri di depan jendela dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

ST langsung berteriak histeris dan meminta tolong pada warga.

Baca juga: Kisah Pilu Mahasiswi Akhir, Gagal Wisuda dan Bunuh Diri Gegara Tak Lulus Satu Mata Kuliah

Hasil visum sementara dari RSUD Kabupaten Tangerang, tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

Pihak keluarga korban pun menerima kejadian ini sebagai musibah.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved