Pembunuhan Lansia di Lebak

Detik-detik Sepasang Pasutri di Malingping Lebak Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah

Kemed (89) dan Hj Sartimah (75), sepasang lansia di Kampung Cigaruggak, Desa Kadujajajar, Kecamatan Malingping, Lebak ditemukan tewas di rumahnya.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Kemed (89) dan Hj Sartimah (75), sepasang lansia di Kampung Cigaruggak, Desa Kadujajajar, Kecamatan Malingping, Lebak ditemukan tewas di rumahnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kemed (89) dan Hj Sartimah (75), sepasang suami-istri lanjut usia (lansia) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya yang berloksi di Kampung Cigaruggak, Desa Kadujajajar, Kecamatan Malingping, Lebak.

Kedua pasangan lansia itu ditemukan tergeletak tak bernyawa oleh pedagang sayur keliling pada Senin (25/3/2024) sekira pukul 10.00 WIB.

Tetangga korban, Suheni mengungkapkan, awal mula peritwa itu terungkap saat tukang sayur keliling merasa curiga terhadap korban.

Baca juga: Baru Terima THR Lebaran 2024, Pasutri Lansia asal Lebak Tewas di Tangan Perampok

Sebab, kata dia, biasanya korban setiap harinya menyambangi pedagang sayur keliling untuk membeli kebutuhan dapur.

"Pas saat itu ada pedagang sayuran menanyakan Ibu Hj Sartimah tidak terlihat membeli sayuran," kata Suheni pada Senin (25/3/2024).

Kemudian, dia bersama pedagang sayuran mengetuk pintu rumahkorban.

Namun tidak ada suara sahutan dari dalam rumahnya.

"Lalu kami mendorong pintu rumahnya tidak terkunci dan terlihat Ibu Hj Sartimah bersama suaminya tergeletak sudah meninggal dunia," ujarnya

Mengetahui hal tersebut, Suheni langsung bergegas memberi tahu tetangga sekitar dan keluarga korban.

“Setelah itu saya memberi tahu tetangga dan keluarga korban, lalu masyarakat berdatangan dan pemerintah desa,” ungkapnya.

Baca juga: Beredar Video Pembunuhan Sepasang Lansia di Lebak, Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Motif sementara

Sementara itu, Suhendar, keponakan korban mengatakan, korban meninggal diduga kuat adanya tindakan perampokan

Mengingat, korban baru saja mengambil uang THR dan pensiuan.

“Kalo ini memang meninggalnya karena pembunuhan, maka kami dari keluarga meminta pihak yang berwenang, segera menangkap pelakunya," katanya.

Baca juga: Menko PMK Prediksi Idul Fitri 1445 H pada 10 April 2024

Terpisah, Kapolsek Malingping AKP Sugiar Ali Munandar membenarkan insiden tersebut.

Kendati demikian, ia belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait korban dan penyebabnya.

"Masih menunggu informasi dari INAFIS," ujarnya singkat.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved