Dampak Rupiah Melemah, Harga Oli di Lebak Banten Naik hingga Rp15 Ribu

Harga oli di sejumlah toko di Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan, Selasa (19/5/2026) seiring melemahnya nilai tukar rupiah.

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Misbahudin
HARGA OLI - Seorang montir saat mengganti oli kendaraan pelanggannya di Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Selasa (19/5/2026). Harga oli di sejumlah toko di Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan, Selasa (19/5/2026). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Harga oli di sejumlah toko di Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan, Selasa (19/5/2026). 

Kenaikan harga tersebut dipengaruhi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Per Selasa (19/5/2026), nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.727 per 1 dolar AS.

Harga oli yang sebelumnya berkisar Rp55 ribu hingga Rp60 ribu, kini naik menjadi Rp70 ribu. 

Baca juga: Rupiah Melemah, Harga Barang Elektronik HP dan Laptop di Kota Serang Ikut Naik

Salah satu penjual oli di Kecamatan Rangkasbitung, Muhamad Ramadan Jaelani, mengatakan kenaikan harga oli terjadi sejak dua pekan terakhir.

“Dua minggu kemarin mulai naik,” katanya saat ditemui di bengkelnya.

Ia mengaku kini menjual oli merek MPK seharga Rp75 ribu termasuk biaya pemasangan. Sebelumnya, oli tersebut dijual Rp60 ribu termasuk pemasangan.

“MPK sekarang sekitar Rp75 ribu berikut pasang,” ujarnya.

Akibat kenaikan tersebut, minat pembeli pun ikut terdampak. Bahkan, kata dia, banyak pengguna sepeda motor mengeluhkan kenaikan harga oli.

“Berdampak, banyak yang ngeluh. Ini saja belum dapat penglaris,” katanya.

Sementara itu, penjual oli di Kecamatan Cibadak, Angga, mengatakan harga oli MPK di tokonya kini mencapai Rp70 ribu, sedangkan oli SPK Rp80 ribu.

“Kalau sebelumnya Rp55 ribu sampai Rp60 ribu termasuk pasang, sekarang sudah Rp70 ribu sampai Rp80 ribu, itu termasuk pasang,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga oli saat ini sudah tergolong lonjakan harga.

“Kalau naik mah seribu dua ribu, ini beda harga sampai Rp10 ribu sampai Rp15 ribu,” ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved