Perburuan Ujung Kulon

Modus Pemburu Badak Ujung Kulon, Culanya Dijual Ratusan Juta

Suhendi (32) adalah aktor intelektual dari tewasnya 6 Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Kabupaten Pandeglang, Banten

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Aparat Dit Reskrimum Polda Banten menangkap tiga pria yang diduga terlibat perburuan Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Pandeglang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Suhendi (32) adalah aktor intelektual dari tewasnya 6 Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Kabupaten Pandeglang, Banten.

6 Badak Jawa tersebut tewas dibantai  oleh Suhendi dan lima rekannya, Haris, Sukarya, Sahud, Nur dan Icut menggunakan senjata api.

Warga Kampung Ciakar, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu tersebut melakukan perburuan Badak Jawa sejak tahun 2020.

Baca juga: Teriakan Histeris Tersangka Perburuan Badak Jawa Pecah di Mapolda Banten: Aku Tobat!

Wadirkrimum Polda Banten, AKBP Dian Setyawan mengatakan, pelaku melakukan perburuan dengan cara menelusuri jejak kaki dari Badak Jawa.

Setelah ditemukan, mereka langsung memberondong tubuh Badak Jawa tersebut menggunakan senjata api yang telah disiapkan.

"Suhendi menembak Badak Jawa sebanyak 5 kali, setelah mati kemudian rekannya bertugas untuk memotong cula badak tersebut," kata Dian di Polda Banten, Jumat (26/4/2024).

Menurut Dian, setelah cula tersebut berhasil dipotong, Suhendi kemudian menghubungi Yogi Purwadi di Jakarta untuk dijual.

Yogi kemudian bertemu dengan almarhum Erick atau Ye Zi untuk menghubungi pembeli atas nama Liem Hoo Kwan Willy.

"S mengakui telah menembak 6 badak di TNUK, 4 cula yang pertama ini dijual melalui almarhum bapaknya saudara Y itu dengan harga variatif antara 200 sampai 300 juta, kemudian dua dijual oleh Y," ujar dia.

Penyidik Polda Banten berhasil meringkus Suhendi saat berada di Jakarta pada 26 November 2023. Dari Penangkapan tersebut polisi menyita 1 pucuk senjata api laras panjang jenis mauser.

Kemudian 1 pucuk senjata api pendek made in USA berikut magazine nya. 12 butir peluru Mauser, 4 peluru Laras pendek dan Handy Talkie.

"S saat ini serang berproses di persidangan," ungkapnya.

Baca juga: Nelayan di Pandeglang Diduga Diterkam Buaya di Perairan Ujung Kulon saat Mencari Lobster

Selain mengamankan Suhendi, polisi juga mengamankan Yogi Purwadi dan
Liem Hoo Kwan Willy.

"Willy tidak kooperatif dan tidak mengakui membeli, tetapi kami punya bukti chat dan slip transaksi sebesar 525 juta," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved