Paniknya Warga Banten Rasakan Gempa M 6,5 Garut

Sejumlah warga Banten panik merasakan gempa Magnitudo 6,5 Garut, Jawa Barat. Gempa itu terjadi pada Sabtu (27/4/2024) sekitar 23.29 WIB.

Editor: Glery Lazuardi
Foto Kyodo
Ilustrasi gempa. Sejumlah warga Banten panik merasakan gempa Magnitudo 6,5 Garut, Jawa Barat. Gempa itu terjadi pada Sabtu (27/4/2024) sekitar 23.29 WIB. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sejumlah warga Banten panik merasakan gempa Magnitudo 6,5 Garut, Jawa Barat.

Gempa itu terjadi pada Sabtu (27/4/2024) sekitar 23.29 WIB.

Getaran gempa terasa hingga Kota Serang dan Lebak, Banten

"Alhamdulillah tidak ada kerusakan," kata salah satu warga Ciracas, Kota Serang, Fathur Rachman pada Sabtu

Baca juga: Daftar Daerah Terdampak Gempa Garut M 6,5 27 April 2024, Termasuk Banten

Dia mengaku merasakan gempa saat sedang menonton tv.

"Terasa gempa pas nonton TV barusan 11.30 WIB," ujarnya

Saat gempa terjadi, dia keluar rumah

Sementara itu, Wiji Latungga, warga Taktakan, Kota Serang merasakan gempa.

Namun, getarannya tak besar sehingga banyak warga tak sadar ada gempa.

"Pancur Taktakan kerasa gempa, keluarga pada keluar rumah tapi tetangga mungkin gak kerasa," kata
Wiji.

Nurandi, seorang warga Lebak, mengaku merasakan gempa saat sedang berada di Alun-alun Rangkasbitung.

"Lagi nongkrong sama temen-temen, mau bubar emang rencananya malah ada gempa ya pada bubar semua langsung," kata Nurandi.

Gempa Garut

Berikut ini daftar daerah terdampak gempa garut Magnitudo 6,5 pada Sabtu (27/4/2024).

Gempa magnitudo 6,5 mengguncang Garut, Jawa Barat pada Sabtu (27/4/2024) pukul 23.29 WIB

Informasi gempa itu disampaikan BMKG melalui akun media sosial X.

"Lokasi gempa berada di 151 km barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 Km," tulis @infoBMKG

Gempa itu terasa di sejumlah daerah termasuk Banten

Baca juga: Gempa Hari Ini Diguncang Bayah Banten dengan kekuatan M 2,9, Cek Pusat Gempa Terkini via BMKG

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan, dari hasil analisis BMKG, menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 6,2.

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,39° LS 107,11° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 156 km arah barat daya Kabupaten Garut pada kedalaman 70 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah lempeng Eurasia di selatan Jawa barat atau populer disebut sebagai gempa dalam lempeng ( intra-slab earthquake).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Daerah merasakan gempa Gempa dirasakan di daerah Sukabumi dan Tasikmalaya dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Bandung dan Garut dengan skala intensitas III-IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Tangerang, Tangsel, Bogor, DKI Jakarta, Kebumen, Banyumas, Cilacap dan Purwokerto dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah dan erasa getaran seakan-akan truk berlalu).

Gempa juga terasa di Bantul, Sleman, Kulonprogo, Trenggalek, Malang dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hasil pemodelan menunjukkan, gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved