Dimyati Ingin Provinsi Banten Lepas dari Belenggu Korupsi dan Mafia Proyek

Bakal calon Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah ingin provinsi dengan sebutan Tanah Jawara lepas dari belenggu dan mafia proyek.

Editor: Abdul Rosid
Dok/Facebook Relawan Iing
Bakal calon Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah ingin provinsi dengan sebutan Tanah Jawara lepas dari belenggu dan mafia proyek. 

TRIBUNBANTEN.COM - Bakal calon Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah ingin provinsi dengan sebutan Tanah Jawara lepas dari belenggu dan mafia proyek.

Menurut Dimyati, apabila dua hal itu terjadi. Maka, prograk yang dia usung dalam di Pilgub Banten ini akan terwujud.

Diketahui, mantan Bupati Pandeglang dua periode ini menggemborkan akan menggratiskan biaya pendidikan dari SD hingga S3 jika terpilih menjadi Gubernur Banten.

Baca juga: Klan Jayabaya dan Natakusumah Berebut Singgasana di Pilbup Pandeglang 2024

Dimyati menilai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Banten sebesar Rp11,746 triliun per tahun cukup untuk membiayai pendidikan gratis, infrastruktur hingga bantuan keuangan 1 desa 1 miliar.

"Bayangkan kalau orang berpikirannya korupsi, berpikirannya ke proyek ngapain itu uang diberikan ke sosial untuk masyarakat untuk anak-anak (Pendidikan Gratis)," kata Dimyati di DPW PSI Banten, Kamis (9/5/2024).

Dimyati merinci, bantuan keuangan 1 desa 1 miliar hanya menghabiskan Rp1,238 triliun dari APBD Banten setiap tahun. Sisanya masih bisa digunakan untuk biaya pendidikan dan pembangunan infrastruktur.

Bakal calon Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah usai mengikuti program Bincang Santai di kantor TribunBanten.com, Kota Serang, Kamis (9/5/2024).
Bakal calon Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah usai mengikuti program Bincang Santai di kantor TribunBanten.com, Kota Serang, Kamis (9/5/2024). (Engkos Kosasih/TribunBanten.com)

"Bayangkan kalau 1 desa 1 miliar itu untuk infrastruktur di Desa. Itu bisa mengentaskan jalan rusak, terus uang itu berputar di desa, karena programnya padat karya. Kalau padat karya tidak ada yang nganggur," ungkapnya.

Diungkapkan Dimyati, hal tersebut sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Karena pada prinsipnya, jika terpilih menjadi Gubernur nanti dia akan membangun Provinsi Banten dengan mengadopsi program Jokowi.

"Itu sesuai dengan keinginan pak Jokowi, uang berputar di desa tidak keluar. Banten bisa maju jika provinsi ini tidak cawe-cawe uangnya berikan saja ke kabupaten kota terus juga kepada desa," ujar Dimyati.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved