Ini Empat Desa Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di NTT yang Baru Teraliri Listrik 24 Jam

Sejak nenek moyang kami, tidak pernah melihat listrik. Sejak Indonesia merdeka, kami belum pernah melihat

Tayang:
dokumentasi PLN
Petugas PLN melakukan pekerjaan pemasangan tiang listrik di Desa Ngancar, NTT. 

TRIBUNBANTEN.COM - Empat desa di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini teraliri listrik selama 24 jam.

Empat desa itu masuk dalam wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Empat desa yang kini tersambung listrik PLN adalah Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara; Meusin di Kecamatan Boking, Kabupaten Timur Tengah Selatan; Kiubaat di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan; dan Maumutin di Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.

Baca juga: PLN Tetapkan Siaga Selama 10 Hari Penuh di Bali, Kerahkan 1.160 Personel Kawal Keandalan Listrik

PLN melalui Unit Induk Wilayah NTT dan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang, merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Infrastruktur itu meliputi jaringan tegangan menengah sepanjang 7,81 kilometer sirkuit (kms), jaringan tenaga rendah 19,81 kms, serta empat gardu berkapasitas 50 kilovolt ampere (kVA) dengan 344 potensi pelanggan.

Imanuel Banunaek, tokoh masyarakat Desa Meusin, menyambut gembira karena akhirnya bisa merasakan listrik di desanya.

“Sejak nenek moyang kami, tidak pernah melihat listrik. Sejak Indonesia merdeka, kami belum pernah melihat listrik. Hari ini kami sudah merasakan listrik masuk ke desa kami,” ujarnya.

Kepala Dusun di Desa Kiubaat, Marsel, juga bersyukur masuknya listrik sampai ke tempat mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena listrik telah menyala di kampung kami. Kegembiraan masyarakat begitu besar akhirnya dapat merasakan listrik,” ungkap Marsel.

GM PLN UIW NTT I Gede Agung Sindu Putra mengatakan realisasi pembangunan Listrik Desa di NTT menjadi satu di antara fokus PLN UIW NTT sebagai komitmen perseroan untuk menerangi hingga ke pelosok Tanah Air.

Pembangunan jaringan listrik desa pun terus dikebut untuk mempercepat pendistribusian listrik ke desa-desa yang belum mendapatkan kesempatan untuk menikmati listrik.

Baca juga: Pembangunan PLTA Jatigede di Sumedang Selesai, PLN Berhasil Sinkronisasi ke Sistem Kelistrikan

"Percepatan realisasi pembangunan jaringan listrik desa di NTT terus digencarkan. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat desa tentang pentingnya listrik dan bagaimana cara mendapatkan akses listrik juga terus dilaksanakan," ucapnya.

Menurut Sindu, kondisi geografis, seperti medan sulit dan cuaca yang tidak mendukung, tidak meyurutkan semangat petugas PLN untuk merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Hal ini juga berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak antara lain pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, instansi-instansi terkait, dan masyarakat.

Pembangunan jaringan listrik desa tentu saja tidak semudah yang dibayangkan.

Perjuangan-perjuangan para pejuang kelistrikan terus membara, meski menemui kendala sepanjang pembangunan jaringan listrik berlangsung.

Baca juga: Peringati Hari Bumi, Dirut PLN: Kolaborasi Jadi Satu-satunya Cara Hadapi Tantangan Perubahan Iklim

"Semangat untuk menerangi wilayah-wilayah yang masih belum terjangkau listrik akan terus digelorakan, sehingga seluruh penduduk dapat menikmati manfaat dari akses listrik tanpa terkecuali,” katanya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk memastikan hadirnya akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat.

Untuk itu, PLN akan terus mendukung agenda pemerintah dalam meningkatkan elektrifikasi di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah 3T.

Menurut dia, PLN terus mendukung pemerintah dengan memperluas akses listrik secara merata ke seluruh pelosok negeri sebagai bentuk nyata dari keadilan sosial bagi semua warga Indonesia.

"Sehingga diharapkan kehadiran listrik mampu mendorong peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved