40 Mobil Dinas Dikabarkan Hilang, BPKAD Cilegon: Sebetulnya Ada, Tapi

BPKPAD Kota Cilegon memastikan tak ada kendaraan dinas (Randis) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon yang hilang atau tidak diketahui keberadaannya.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Tribun Batam
Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon memastikan tak ada kendaraan dinas (Randis) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon yang hilang atau tidak diketahui keberadaannya. Hal itu disampaikan oleh Kabid Aset Daerah pada BPKPAD Kota Cilegon Nurfauziah. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon memastikan tak ada kendaraan dinas (Randis) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon yang hilang atau tidak diketahui keberadaannya.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Aset Daerah pada BPKPAD Kota Cilegon Nurfauziah.

Nur menyampaikan dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Kota Cilegon Tahun 2023.

Baca juga: Daftar Harga 5 Mobil Mewah Mantan Wali Kota Serang Syafrudin, Termasuk Mobil Dinas Land Cruiser

Pihaknya mendapatkan catatan yang menyebut ada sekitar 40 kendaraan dinas di Kota Cilegon yang tidak diketahui keberadaannya.

"Waktu itu pada saat diperiksa memang ada beberapa kendaraan dinas yang tidak hadir, itu kan dianggapnya tidak ada, padahal kan lagi tidak ada pada saat pemeriksaan," ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (30/5/2024).

Sehingga hal itu menjadi catatan oleh BPK pada LHP atas LKPD Kota Cilegon Tahun 2023.

Setelah ditelusuri, kata Nur, ternyata kendaraan dinas tersebut masih ada dan kebanyakan berada di kecamatan dan kelurahan.

"Jadi itu sebetulnya ada, tapi memang kondisinya sudah rusak berat fisiknya," katanya.

Nur menyebut bahwa sekitar 40 kendaraan dinas yang disebutkan pada saat penyerahan LHP atas LKPD 2023 itu tidak dijadikan sebuah temuan oleh BPK.

Hal itu hanya dijadikan sebuah catatan dari BPK untuk segera ditindaklanjuti.

Kemudian atas catatan itu, Nur mengklaim pihaknya sudah menindaklanjuti ke instansi terkait.

"Jadi sebetulnya temuan itu tidak ada, karena sudah kita tindaklanjuti langsung, kemarin kan ada cek fisik, itu beberapa kendaraan tidak bisa hadir makanya jadi catatan," ungkapnya.

Adapun langkah yang dilakukan BPKAD terkait adanya 40 kendaraan dinas yang disebut tidak diketahui keberadaannya.

Baca juga: Meski Sudah Tak Lagi Jabat, Eks Wali Kota Serang Syafrudin Masih Kuasai Mobil Dinas

BPKPAD Kota Cilegon akan melakukan upaya penghapusan terhadap kendaraan-kendaraan dinas yang kondisinya sudah rusak dan tidak bisa dipergunakan.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved