16.628 Warga Kota Cilegon Alami Obesitas, Paling Banyak di Kecamatan Ini

Dinas Kesehatan Kota Cilegon mencatat sejak periode Januari-April 2024 jumlah warga Cilegon yang mengalami obesitas berjumlah sebanyak 16.628 jiwa.

Tayang:
Editor: Ahmad Haris
alomedika
Ilustrasi Obesitas. Sebanyak 16.628 warga Kota Cilegon mengalami obesitas atau berat badan berlebih. Jumlah tersebut sejak periode Januari-April 2024. 

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Belasan warga di Kota Cilegon mengalami obesitas atau berat badan berlebih.

Dinas Kesehatan Kota Cilegon mencatat sejak periode Januari-April 2024 jumlah warga Cilegon yang mengalami obesitas berjumlah sebanyak 16.628 jiwa.

Pemegang Program Penyakit Tidak Menular pada Dinkes Kota Cilegon, Babay Kurniawati menyebut jumlah tersebut tersebar di sembilan Puskesmas, dari delapan kecamatan yang ada di Kota Cilegon.

"Paling banyak di Puskesmas Jombang, jumlahnya ada sekitar 4.551 jiwa," ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (5/6/2024).

Selanjutnya di Puskesmas Cilegon ada sebanyak 3.518 jiwa, Puskesmas Purwakarta 2.484 jiwa, Puskesmas Pulomerak 2.214 jiwa.

Kemudian Puskesmas Cibeber 2.001 jiwa, Puskesmas Ciwandan 1.391 jiwa, Puskesmas Citangkil 2 ada 222 jiwa, Puskesmas Gerogol 150 jiwa dan Puskesmas Citangkil ada 96 jiwa.

Babay menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan belasan ribu orang di Cilegon mengalami obesitas.

"Beberapa faktornya itu, karena sekarang kan ada ojek online, banyak orang males gerak, kurang gerak dan makanan minuman banyak mengkonsumsi yang manis," ungkapnya.

Selain itu, Babay juga menyebut bahwa makanan siap saji sekarang ini lebih banyak digemari oleh anak-anak usia remaja hingga orang dewasa.

Padahal makanan-makanan tersebut sangat berpotensi untuk meningkatkan berat badan berlebih.

Sehingga hal itu menjadi faktor yang mengakibatkan warga Cilegon mengalami obesitas.

Tentunya, para pengidap obesitas harus berhati-hati dengan kondisi tubuhnya.

Sebab, Babay menyebut bagi penderita obesitas, bisa mudah mengalami penyakit berbahaya.

"Kalau obesitas masuknya faktor resiko penyakit tidak menular, ini bisa menyebabkan hipertensi, stroke hingga jantung," ungkapnya.

Jika dilihat datanya, Babay menyampaikan jumlah pengidap obesitas saat ini cukup lumayan tinggi.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved