Ini Penjelasan BMKG Soal Cuaca Dingin di Daerah Banten saat Malam dan Pagi Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan soal cuaca dingin yang saat ini melanda Provinsi Banten akhir-akhir ini.

Penulis: Abdul Rosid | Editor: Abdul Rosid
Freepik
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan soal cuaca dingin yang saat ini melanda Provinsi Banten akhir-akhir ini. 

Udara ini kemudian melewati perairan Samudra Indonesia yang memiliki suhu yang dingin.

Hal ini menyebabkan udara yang berhembus di beberapa wilayah di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menjadi lebih dingin.

Berkurangnya hujan dan awan juga menyebabkan suhu di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara menjadi turun.

Mengapa hujan dan awan membuat suhu lebih hangat? Ketika tidak ada awan dan hujan, tidak ada uap dan air yang menyimpan energi radiasi yang dilepaskan Bumi.

Selain itu, awan juga berfungsi memantulkan energi radiasi ini sehingga suhu menjadi hangat.

Ketika tidak ada awan, energi radiasi akan langsung dilepas ke atmosfer yang mengakibatkan udara lebih dingin.

Itulah mengapa saat memasuki musim kemarau, justru di beberapa tempat di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara mengalami penurunan suhu.

Bahkan di Dieng, dan beberapa dataran tinggi lainnya, suhu bisa turun di bawah 10 derajat Celcius hingga terjadi embun es.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved