Jenazah Nelayan di Kapal KM Sri Mariana
RSKM Cilegon: Kondisi Lima Awak KM Sri Mariana Sudah Membaik
Pihak Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) IHC Kota Cilegon mengungkap kondisi kesehatan lima nelayan yang dirawat telah membaik.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Pihak Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) IHC Kota Cilegon mengungkap kondisi kesehatan lima nelayan yang dirawat telah membaik.
Informasi itu disampaikan Humas RSKM IHC Kota Cilegon, Agus Wirawan.
"Alhamdulillah membaik kondisinya," ujarnya kepada TribunBanten.com saat dihubungi, Kamis (8/8/2024).
Baca juga: Kemenkes: Enam Nelayan Tewas di Merak Diduga Terinfeksi Bakteri Lepstospirosis dari Tikus
Kini kelima pasien itu sedang istirahat untuk menjalani proses penyembuhan total.
Setelah dinyatakan pulih secara total, baru mereka bisa keluar rumah sakit untuk proses karantina bersama para awak kapal lainnya yang sedang menjalani karantina.
Sebagaimana diketahui dari 36 awak kapal yang ada di kapal KM Sri Mariana yang berhasil dievakuasi oleh Ditpolairud Polda Banten beberapa hari lalu.
Enam di antaranya meninggal dunia, yang saat ini tengah dilakukan proses autopsi di RSDP Serang.
Sementara 30 awak lainnya yang selamat, sebanyak 21 orang dikarantina di Krakatau Town House, 4 orang menjalani karantina di atas kapal sekaligus menjaga kapal dan 5 orang masih dirawat di RSKM Cilegon.
Saat ini tim gabungan dari BKK Kelas 1 Banten bersama Kementerian Kesehatan RI sedang melakukan penelitian di BBLKM Jakarta.
Baca juga: Enam Jenazah Nelayan Kapal KM Sri Mariana Belum Diambil Keluarga di RSDP Serang
Upaya itu dilakukan guna mengetahui penyebab dari kematian 6 awak kapal yang diduga meninggal secara misterius.
Serta mengetahui penyebab dari belasan awak kapal lainnya yang sebelumnya sakit dan dirawat di RSKM Cilegon usai mengeluhkan keluhan yang sama.
| Jalani Karantina di Cilegon, 21 Awak KM Sri Mariana Tak Boleh Interaksi dengan Dunia Luar |
|
|---|
| RSDP Serang Autopsi Jasad Enam ABK KM Sri Mariana untuk Temukan Penyebab Kematian |
|
|---|
| Kemenkes: Enam Nelayan Tewas di Merak Diduga Terinfeksi Bakteri Lepstospirosis dari Tikus |
|
|---|
| Update Terkini Kondisi Kesehatan 14 Awak KM Sri Mariana di RSKM Cilegon |
|
|---|
| RSUD Dradjat Prawiranegara Identifikasi Enam Awak KM Sri Mariana, Berikut Daftar dan Asal Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Mayat-ditemukan-di-Perairan-Merak-Minggu-4-Agustus.jpg)