Penculikan Anak di Banten

Kasus Penculikan Bocah di Cilegon Banten, Polisi: Ada Indikasi Dugaan Pembunuhan

Aqilatunnisa Prisca Herlan bocah asal Komplek BBS RT/RW 01/04 Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon diduga menjadi korban penculikan

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Istimewa
Sejumlah warga sedang menunggu di rumah korban penculikan dan pembunuhan di Kota Cilegon 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Aqilatunnisa Prisca Herlan bocah asal Komplek BBS RT/RW 01/04 Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon diduga menjadi korban penculikan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Selain jadi korban penculikan, perempuan berusia 5 tahun itu terindikasi telah menjadi korban pembunuhan oleh pelaku.

Pasalnya, bocah malang itu ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi mengenaskan pada Kamis (19/9/2024) pagi, di pesisir pantai Cihara, Kabupaten Lebak.

Baca juga: Polisi Ungkap Hasil Autopsi Jenazah Korban Penculikan di Cilegon, Ini Hasilnya

"Hasil autopsi sementara sudah ada, jadi diindikasikan adanya pembunuhan (terhadap korban,-red), tapi belum kita simpulkan untuk proses penyidikannya nanti," ujar Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara saat ditemui di kantornya, Jumat (20/9/2024).

Kemas menyebut, dalam kasus itu pihaknya saat ini tengah melakukan penyidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi dari sejak ditemukannya almarhum.

"Total yang diperiksa sampai saat ini ada delapan saksi, baik saksi dari yang ada di tkp penemuan jasad, saksi tetangga korban dan saksi korban ayah dan ibu korban," ujarnya.

Kemas menyebut pemeriksaan dilakukan sejak ditemukannya jasad korban pada Kamis (19/9/2024) kemarin.

Kata dia, kurang lebih ada lima saksi yang periksa sampai dengan malam kemarin.

Baik itu saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat serta saksi korban dalam hal ini ayah korban.

Kemudian hari ini, ada tiga saksi yang tengah dilakukan pemeriksaan, sehingga total ada delapan saksi yang diperiksa.

"Mohon doanya untuk kita bisa menangkap pelakunya, sementara sudah kita kantongi beberapa terduga pelaku tapi masih kita lakukan proses pendalaman," jelasnya.

Sementara dari hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik di RS Bhayangkara.

Kemas menyebut, dari hasil autopsinya ada sejumlah luka yang ditemukan di tubuh korban.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved