Begini Modus Guru Ngaji yang Cabuli Santri di Tangsel, Delapan Orang Jadi Korban

MH (40), seorang guru mengaji mencabuli santri di Tangerang Selatan, Banten. Sebanyak 8 orang menjadi korban.

Editor: Glery Lazuardi
pexels
ILUSTRASI PENCABULAN. MH (40), seorang guru mengaji mencabuli santri di Tangerang Selatan, Banten. Sebanyak 8 orang menjadi korban. 

TRIBUNBANTEN.COM - MH (40), seorang guru mengaji mencabuli santri di Tangerang Selatan, Banten.

Sebanyak 8 orang menjadi korban.

Rachman, Ketua RW setempat, mengungkap kronologi insiden pencabulan tersebut.

Menurut dia, MH memberikan air dan asap berdalih sebuah ritual agar korban pintar.

Baca juga: Anggota DPRD Depok 2024-2029 yang Baru Dilantik Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pencabulan Anak

"Dia bilang ke korban kalau air dan asapnya itu supaya pintar dan lain-lain lah, kaya diiming-imingi," kata Rachman dikutip  Kompas.com pada Selasa (1/10/2024)

Tindakan asusila MH pertama kali terungkap setelah tiga murid mengadu kepada Ketua RT setempat, yang kemudian meneruskan laporan tersebut kepada Rachman.

Setelah itu, para korban diminta untuk menceritakan kejadian yang dialami. 

 "Ibu RT lapor ke saya, terus saya kumpulin semua. Setelah dikumpulin, barulah mereka ngaku kalau mendapatkan tindakan asusila," kata dia.

Korban mengaku aksi pelecehan seksual itu terjadi setelah M memberi mereka air minum dan asap yang membuat mereka pingsan.

Saat sadar, mereka mendapati diri mereka dalam keadaan tak berpakaian.

"Saya tanya kenapa, dan mereka jawab katanya dikasih air minum, terus pingsan. Pas sadar, sudah telanjang," jelas Rachman.

MH juga mengancam para korban agar tidak melaporkan tindakannya dengan ancaman kematian atau menjadi gila.

"Kalau ngaku ke orangtuanya, korban diancam mati, kalau enggak mati ya bisa gila," tambah Rachman.

Baca juga: Mantan Napi Kasus Pencabulan Anak dan Korupsi Terpilih Lagi Jadi Anggota DPRD di Banten

Perbuatan ini sudah dilakukan selama satu tahun, tetapi baru terungkap karena M dikenal sebagai sosok pendiam dan religius di lingkungan tempat tinggalnya.

Dia juga sering menawarkan jasa mengajar mengaji secara privat dan terlibat dalam kegiatan keagamaan lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved