Prediksi Pasca Serangan Iran ke Israel, Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel, menembakkan rentetan rudal ke negara itu
TRIBUNBANTEN.COM - Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel, menembakkan rentetan rudal ke negara itu dalam eskalasi terbaru di tengah meningkatnya kekerasan dan ketegangan di kawasan itu selama berminggu-minggu.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa mereka menembakkan rudal ke Israel sebagai tanggapan atas serangan Israel yang mematikan terhadap orang-orang di Gaza dan Lebanon, serta pembunuhan para pemimpin tertinggi IRGC, Hamas dan Hizbullah.
Israel dan sekutu utamanya, Amerika Serikat, mengatakan bahwa militer mereka bekerja sama untuk menembak jatuh sebagian besar dari hampir 200 proyektil yang ditembakkan oleh Iran.
Baca juga: Hanya Butuh 15 Menit untuk Hantam Tel Aviv, Rudal Jenis Apa yang Dipakai Iran untuk Serang Israel?
Israel mengatakan hanya beberapa serangan yang tercatat di bagian tengah dan selatan negara itu sementara dua orang terluka akibat pecahan peluru yang jatuh di daerah Tel Aviv, menurut layanan darurat Israel.
Iran masih belum jelas, tetapi IRGC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rudal-rudal tersebut ditujukan pada target militer dan keamanan yang vital di Israel.
IRGC kemudian mengatakan bahwa serangannya ditujukan secara khusus pada tiga pangkalan militer di wilayah Tel Aviv.
Serangan tersebut, yang disertai dengan serangan siber berskala besar, juga menggunakan rudal balistik hipersonik Fatah Iran yang baru untuk pertama kalinya, menurut media pemerintah Iran.
Militer Israel mengatakan bahwa mereka mencegat sejumlah besar dari 180 rudal balistik yang diluncurkan oleh Iran, tetapi ada dampak yang “terisolasi” di Israel tengah dan selatan.
IRGC mengatakan bahwa 90 persen proyektil yang ditembakkan mencapai target mereka.
Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, mengatakan bahwa militer AS berkoordinasi erat dengan rekan-rekannya di Israel untuk menembak jatuh proyektil-proyektil tersebut.
“Kapal perusak angkatan laut AS bergabung dengan unit pertahanan udara Israel untuk menembakkan pencegat untuk menembak jatuh rudal yang datang,” kata Sullivan kepada para wartawan di Gedung Putih.
Sullivan mengatakan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di Israel.
IRGC mengatakan bahwa serangan pada hari Selasa itu merupakan tanggapan atas pembunuhan Hassan Nasrallah, kepala kelompok Hizbullah Lebanon, dan komandan IRGC Abbas Nilforoushan pekan lalu di Beirut, serta pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada bulan Juli.
Para ahli telah memperingatkan selama setahun terakhir bahwa Timur Tengah berada di ambang perang regional di tengah perang Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 41.000 warga Palestina sejak Oktober 2023.
Baca juga: Arab Saudi Kirim Bantuan ke Lebanon, Desak Israel Hormati Kedaulatan Negara Lain
Kelompok Hizbullah Lebanon mulai menembakkan roket ke Israel utara tidak lama setelah perang Gaza dimulai, dengan mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk mendukung warga Palestina di daerah kantong yang terkepung.
| Sederet Duta Besar hingga Dubes Iran Hadiri prosesi “Muka Panto” Seba Baduy di Gedung Negara Banten |
|
|---|
| Eskalasi Konflik Iran, Israel-Amerika Serikat dan Ilusi Perdamaian Global |
|
|---|
| Dipicu Perang Iran vs Israel-AS, Harga Plastik di Tangsel Naik 2 Kali Lipat, Pedagang Terpuruk |
|
|---|
| Dampak Perang Iran-AS Sampai ke Lebak, Harga Plastik Naik Drastis di Pasar Rangkasbitung |
|
|---|
| Konflik Iran dan AS-Israel Memanas, Maskapai Setop Penerbangan dan Industri Travel Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Foto-Iran-telah-meluncurkan-serangan-yang-belum-pernah-terjadi-sebelumnya-terhadap-Israel.jpg)