Konflik Israel vs Iran

Kala Presiden Iran Sebut Iron Dome Milik Israel Lebih Rapuh daripada Kaca

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut sistem pertahanan udara Iron Dome milik lebih rapuh daripada kaca.

Editor: Ahmad Haris
X
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian enyebut sistem pertahanan udara Israel Iron Dome lebih rapuh dari kaca sementara operasi perasi Angkatan Bersenjata Iran yang sukses menargetkan pusat-pusat militer dan keamanan rezim Zionis Israel.  

TRIBUNBANTEN.COM - Sistem pertahanan udara Iron Dome milik Israel disebut lebih rapuh daripada kaca.

Pernyataan itu diutarakan langsung oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian. 

Pernyataan itu dilontarkan Pezeshkian sehari setelah Iran membombardir ratusan rudal ke situs-situs penting negara zionis itu.

Baca juga: Alasan Iran Serangan Israel: Beri Balasan Atas Kematian Pemimpin Hizbullah, Hamas dan Pejabat IRGC

“Angkatan Bersenjata Iran sekali lagi menunjukkan bahwa sistem pertahanan rezim pendudukan Israel lebih rapuh daripada kaca,” ujar Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengutip Al Mayadeen.

Dalam pertemuan kabinet yang di gelar para petinggi Iran, Pezeshkian memuji operasi Angkatan Bersenjata Iran yang sukses menargetkan pusat-pusat militer dan keamanan rezim Zionis Israel.

Pezeshkian menambahkan bahwa serangan yang dinamai Pezeshkian sebagai "Operasi Janji Sejati 2” menunjukkan kebanggaan nasional Iran kepada dunia.

 

 

“Operasi Janji Sejati 2 tidak hanya menunjukkan kebanggaan nasional Iran kepada dunia, tetapi juga sepenuhnya sesuai dengan standar internasional, dan merupakan respons yang dibenarkan terhadap kejahatan yang dilakukan oleh pendudukan Israel,” kata Presiden Iran.

Diketahui sebelumnya pada Rabu kemarin Iran dilaporkan meluncurkan serangan roket jenis balistik  ke Tel Aviv, Israel. Dalam serangan tersebut setidaknya Iran meluncurkan sekitar 180 rudal ke Israel secara bertubi-tubi.

Tembakan rudal ini jadi serangan langsung yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel sejak bulan April.

Korps Garda Revolusi Iran mengatakan serangan rudal yang sedang berlangsung terhadap Israel merupakan respons atas pembunuhan kepala Hizbullah Hassan Nasrallah minggu lalu serta pembunuhan pemimpin Hamas.

"Sebagai respons atas tewasnya (pemimpin Hamas) Ismail Haniyeh, Hassan Nasrallah dan (komandan Garda) Nilforoshan, kami menargetkan jantung wilayah pendudukan (Israel)," kata Garda dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita Fars.

Meski sebagian serangan Iran berhasil dihalau Iron dome, banyaknya serangan yang diluncurkan membuat sistem Iron Dome kewalahan sehingga beberapa roket berhasil mencapai jalanan.

Memicu kepanikan hingga militer setempat mendesak penduduk Israel wilayah selatan dan tengah untuk segera memasuki ruang perlindungan sampai instruksi lebih lanjut diberikan

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved