PILU Bocah SD di Serang Banten Alami Pembengkakan Usus Usai Dihajar Teman Sekelas
Bocah kelas 4 SD Negeri di Kecamatan Cinangka ini kerap dibully oleh teman sekelas. Bahkan dia dijadikan samsak untuk dipukuli pada bagian perut.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
"Pihak sekolah paling tidak harus memediasi orangtua korban dan orangtua pelaku, harus ada upaya penyelesaian untuk pemulihan korban, baik secara fisik maupun psikis," ucapnya.
Sementara Kepala Bidang SD Dindikbud Kabupaten Serang Janjusi mengatakan, pihaknya masih menelusuri terkait dugaan kasus bullying yang terjadi di SDN Pematang Warung, Kecamatan Cinangka.
Pihaknya terlebih dahulu harus mendalami informasi yang masuk agar tidak salah dalam menentukan keputusan.
"Kita liat nanti kejadiannya seperti apa, kita masih telusuri. Kondisinya seperti apa, kejadiannya seperti apa, akan kita tindaklanjuti," katanya.
Ia mengaku, sudah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk mengantisipasi agar tidak terjadi bullying di sekolah-sekolah.
"Kita sudah berikan sosialisasi baik ke sekolah ataupun ke kepala sekolah ataupun ke guru. Cuman memang sering kali kondisi di sekolah diluar kontrol," pungkasnya.
| Cegah Bullying di Sekolah, Pemkot Tangsel Perkuat Peran Satgas dan Guru |
|
|---|
| 600 Siswa SD Ikut Seleksi O2SN dan FLS3N di Serang, Siap Berebut Tiket ke Ajang Bergengsi di Anyer |
|
|---|
| Guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Serang Dapat Insentif Tambahan dari Dana BOS hingga Rp2,1 Juta |
|
|---|
| Benahi Tata Kelola Perpustakaan SD, Disdikbud Kabupaten Serang Bekali 707 Pengelola |
|
|---|
| Polisi Tutup Perkara Dugaan Bullying Berujung Kematian di SMPN 19 Tangsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Muhamad-Akbar-Al-Faruq-bocah-kelas-4-SD.jpg)