Sosok KH Tubagus Ahmad Chatib, Ulama Perintis Kemerdekaan dari Banten

Mengenal sosok KH Tubagus Ahmad Chatib, pahlawan sekalgus ulama perintis kemerdekaan Indonesia dari Banten.

Editor: Abdul Rosid
Kolase
Mengenal sosok KH Tubagus Ahmad Chatib, pahlawan sekalgus ulama perintis kemerdekaan Indonesia dari Banten. 

TRIBUNBANTEN.COM - Minggu 10 November 2024 diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional.

Peringatan Hari Pahlawan Nasional untuk mengenang jasa para tokoh yang berjuang untuk Kemerdekaan Indonesia.

Sebagaimana diketahui, kemedekaan Indonesia tidak terlepas dari tokoh agama.

Baca juga: Mengenal Ruhana Kuddus, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia Dinobatkan Pahlawan Nasional

Salah satunya KH Tubagus Ahmad Chatib, beliau merupakan tokoh ulama yang merintis kemerdekaan Indonesia dari Banten.

Disclaimer, tulisan ini dipersembahkan untuk Tribuners yang ingin mengetahui pahlawan asal Banten.

Dikutip dari berbagai sumber, KH Tubagus Ahmad Chatib bin Wasi Al-Banten lahir di Pandeglang, Banten, 1885.

Ia meninggal pada umur 80-81 tempatnya  19 Juni 1966 di Pandeglang.

KH Tubagus Ahmad Chatib, pahlaw
Mengenal sosok KH Tubagus Ahmad Chatib, pahlawan sekalgus ulama perintis kemerdekaan Indonesia dari Banten.

Dalam catatan sejarah, Tubagus Ahmad Chatib adalah seorang ulama, pejuang, dan perintis kemerdekaan Republik Indonesia dari Banten.

Pada tahun 1926, Ahmad Chatib menjadi tokoh penting dalam pemberontakan melawan pemerintah kolonial, yang kemudian membuatnya ditangkap dan dibuang ke Boven Digul.

Pada tanggal 19 September 1945 Soekarno, selaku Presiden Republik Indonesia mengangkat Ahmad Chatib menjadi Residen Banten. 

Pada masanya, Ia juga pernah menduduki jabatan penting lain di pemerintahan Indonesia seperti Dewan Pertimbangan Agung, Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPRGR), bahkan pernah menduduki kursi MPRS dan BPPK.

Baca juga: Daftar 13 Nama Pahlawan Asal Banten, Tiga Pejuang Wanita

Residen Banten

Pada pertengahan bulan September 1945, diadakan perundingan dengan para tokoh masyarakat Kabupaten Serang di kediaman Zulkarnain Suria Kartalegawa, di antaranya dengan Kiai Haji Ahmad Chatib dan Kiai Haji Syam'un. 

Dalam perundingan tersebut dibicarakan pembagian tugas pemerintahan di Banten, para pemuda kemudian mengusulkan kepada Pemerintah Republik Indonesia agar segera mengangkat Kiai Haji Ahmad Chatib sebagai Residen Banten yang menangani administrasi dan pemerintahan sipil di Banten, serta Kiai Haji Syam'un untuk menangani segala unsur militer.

Setelah dilantik sebagai Residen Banten, K.H. Amad Chatib menunjuk Zulkarnaen Suria Kertalegawan menjadi Wakil Residen, untuk mengisi jabatan bupati di daerah Serang, Pandeglang dan Lebak, K.H. Ahmad Chatib meminta para bupati lama untuk sementara tetap dalam jabatan dan meneruskan tugasnya. 

Sementara Kiai Haji Syam'un yang ditunjuk menangani bidang militer segera mewujudkan pembentukan Badan Keamanan Rakyat di Banten. Yang menjadi anggota BKR di Banten ini antara lain adalah bekas anggota PETA, Heiho, Hizbullah, Sabilillah, API, dan bentuk kelaskaran lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved