PECAH Tangis Tahanan Rutan Kelas IIB Serang di Hari Ayah Nasional 2024

Suasana haru menyelimuti Rutan Kelas IIB Serang pada momen Hari Ayah Nasional 2024.

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Engkos Kosasih/TribunBanten.com
Suasana haru menyelimuti Rutan Kelas IIB Serang pada momen Hari Ayah Nasional 2024. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Suasana haru menyelimuti Rutan Kelas IIB Serang pada momen Hari Ayah Nasional 2024

Warga binaan permasyarakatan (WBP) tak kuasa menahan haru saat dikunjungi keluarga.

Satu diantara 20 WBP tersebut adalah Rizwan (58) warga Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang. 

Baca juga: Kronologi Anak Anggota DPRD Banten Aniaya Sekuriti, Kini Ditetapkan Jadi Tersangka

Ia merupakan tahanan titipan di Rutan Kelas IIB Serang yang terlibat kasus penipuan dan penggelapan.

Sejak diadili di Pengadilan Negeri (PN) Serang, bulan lalu ia jarang bertemu dengan keluarga, terutama dengan anak bungsunya bernama Abiyan (6) sehingga ia tak kuasa menahan tangis di depan anak dan istrinya.

Rizwan mengaku, bernapas lega setelah bertemu dengan keluarga dengan waktu yang cukup lama. 

Sebab kata dia, biasanya istrinya menjenguk ke Rutan hanya 15 menit sesuai waktu yang telah ditentukan.

"Saya senang sekaligus terharu bisa bertemu lama dengan anak dan istri," kata Rizwan di Rutan Kelas IIB Serang, Selasa (21/11/2024).

Rizwan bersyukur mendapat kesempatan untuk bertemu dengan anak dan istri pada momen Hari Ayah 2024 yang digelar oleh Rutan Kelas IIB Serang.

Bahkan ia langsung menggunakan kaos yang digambar oleh anaknya pada kegiatan Hari Ayah yang bertema 'Sehari  Bersama Ayah'

"Nggak semua napi bisa menerima kesempatan ini, hanya ada 20 napi yang bisa menikmati momen ini," katanya.

Sementara Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Marthen Butar Butar mengatakan, sengaja mengadakan kegiatan tersebut untuk memberikan kesempatan pada napi berkumpul dengan keluarga.

"Jadi mumpung ada momen Hari Ayah Nasional, apa salahnya kita berikan mereka waktu bertemu dengan anak dan istrinya," kata Marthen.

Marthen mengaku turut merasakan rasa haru saat melihat WBP bisa bertemu dengan anak dan istrinya setelah sekian lama tak bisa bertatap muka.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved