Wacana Kurikulum Merdeka Belajar Dihapus Diganti Deep Learning, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Wacana penghapusan kurikulum merdeka belajar yang diganti oleh kurikulum deep learning ramai dibicarakan.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Engkos
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjawab wacana penghapusan kurikulum merdeka belajar yang diganti oleh kurikulum deep learning ramai dibicarakan. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti Abdul Mu'ti mengungkapkan pihaknya masih melakukan kajian terhadap kebijakan zonasi pada  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) , kurikulum pendidikan, dan Ujian Nasional (UN).

Ia mengatakan, kepastian mengenai kelanjutan sejumlah kebijakan pendidikan tersebut akan diumumkan pada awal tahun ajaran baru.

"Itu semuanya masih dalam proses pengkajian karena kan kami tidak mungkin melakukan perubahan di tengah tahun ajaran. Jadi perubahan itu, perubahan atau tidak ada perubahan itu akan kami sampaikan di awal tahun ajaran," ujar Abdul Muti di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (5/11/2024), dikutip dari Tribunnews.com.

Terkait program zonasi PPDB, Abdul Mu'ti mengatakan Kemendikdasmen akan melibatkan para kepala dinas pendidikan provinsi.

Kemendikdasmen ingin mendengarkan masukan dari para kepala dinas pendidikan.

"Nanti kami akan mengundang dinas pendidikan Provinsi seluruh Indonesia untuk rapat terkait dengan zonasi," ucapnya.

Kajian yang sama, menurut Abdul Mu'ti, juga dilakukan terhadap pelaksanaan UN.

Pemerintah akan menentukan nasib mengenai kelangsungan UN berdasarkan kajian tersebut.

"UN nanti kita akan melakukan pengkajian. Semuanya masih dalam proses pengkajian," pungkasnya.

Apa Itu Deep Learning?

Mendikdasmen Abdul Mu'ti memberi isyarat mengenai perubahan kurikulum pendidikan di Indonesia. 

Kurikulum Merdeka akan diganti dengan kurikulum lain yang dikenal dengan istilah Deep Learning. 

"Jadi arah pembelajaran ke depan itu mau saya arahkan ke namanya deep learning," ungkap Abdul Mu'ti dalam video yang diunggah oleh Ketua Umum Matematika Nusantara, Moch. Fatkoer Rohman lewat akun Instagramnya @fatkoer, dikutip Tribunnews.com Jumat (8/11/2024).

Lantas, seperti apa metode pembelajaran dengan Kurikulum Deep Learning? 

Abdul Mu'ti menjelaskan, Kurikulum Deep Learning dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui pendekatan yang lebih mendalam. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved