Pemprov Banten Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas 40 Persen Demi Sukseskan Program MBG

Pemerintah Provinsi Banten memangkas anggaran perjalanan dinas di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 40 persen.

Tayang:
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
KOMPAS/PRIYOMBODO
Pemerintah Provinsi Banten memangkas anggaran perjalanan dinas di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 40 persen. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Provinsi Banten memangkas anggaran perjalanan dinas di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 40 persen.

Upaya itu untuk mensukseskan program nasional makan bergizi gratis yang menjadi janji kampanye Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Di mana program tersebut diproyeksikan menyedot sekira 4 persen pada tahap satu dari Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Provinsi Banten yang mencapai Rp10,9 triliun.

Baca juga: Menteri PKP Bakal Temui Sri Mulyani dan AHY Pekan Depan, Bahas Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah

Kepala BPKAD Banten, Rina Dewiyanti mengatakan, perjalanan dinas tidak perlu langsung on the spot atau turun ke lapangan, tapi bisa hybrid dengan zoom.

"Artinya itu sudah mengurangi terhadap beban perjalanan dinas. Kami sudah memangkas hampir 40 persen perjalanan dinas," katanya kepada wartawan, Jumat (13/12/2024).

Menurut Rina, program yang menjadi mandatori dari pemerintah pusat seperti makan bergizi gratis harus disukseskan oleh daerah. Sehingga Pemprov Banten perlu menyesuaikan APBD Banten tahun 2025.

"Kira upaya mengevaluasi terhadap anggaran ini (Perjalanan Dinas) mudah-mudahan kita ada titik temu, sehingga semua program bisa kita selesaikan," kata Rina.

Rina menyebut, selain memangkas perjalanan dinas Pemprov Banten juga memangkas biaya pemeliharaan hingga pengadaan lahan.

"Ada (Pemangkasan) pemeliharaan, ATK, kemudian pengadaan lahan ditunda dulu sementara untuk membiayai program prioritas lainnya," ujar Rina.

Sebelumnya Pj Gubernur Banten, Al Muktabar mengaku telah menerima petunjuk teknis (Juknis), untuk mengimplementasikan makan bergizi gratis.

Kata Al Muktabar, pembiayaan makan bergizi gratis tersebut diambil 4 persen, dari total PAD Pemprov Banten.

"Sesuai dengan mandat tadi kalau 4 persen, sekitar kurang lebih 380 miliar," kata Al Muktabar, Selasa (12/11/2024).

"Kita akan siapkan dari pendapatan asli daerah kita," lanjutnya.

Menurut Al Muktabar, anggaran sebesar itu untuk makan bergizi gratis tahap I yang diperuntukkan untuk siswa SMA, SMK, Skh baik swasta maupun negeri.

"Itu untuk tahap satu 4 persen minimal dan tugas kita adalah kepada SMA, SMK, SKH. Kemudian untuk Kabupaten Kota, SD, SMP," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved