Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas Setelah Terserat Arus Sungai Ciujung Serang

Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Muhammad Bilal, seorang bocah berusia 6 tahun yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Ciujung

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Glery Lazuardi
ist
Ilustrasi tenggelam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Muhammad Bilal, seorang bocah berusia 6 tahun yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Ciujung, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang

Bilal ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah pencarian yang berlangsung selama tiga hari.

Kapolsek Carenang, Iptu Saeful Sani, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan di Sungai wilayah Desa Cibodas, Kecamatan Tanara, pada pukul 08.30 WIB, Minggu (22/12/2024). 

"Korban ditemukan dalam keadaan mengapung di sungai, jauh dari lokasi pertama tempat dia terseret arus," kata Saeful.

Baca juga: Daftar Kepala Daerah Perempuan Terpilih di Banten Hasil Pilkada 2024, Ini Harta Kekayannya

Setelah ditemukan, jenazah Bilal langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan yang dibantu oleh warga setempat. 

"Jenazah korban dibawa ke rumah, dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi," lanjutnya.

Di rumah duka, jenazah Bilal disambut dengan tangis haru dari keluarga yang telah menunggu kehadirannya. 

"Melihat mereka menangis, saya pun turut merasa sedih," ujar Iptu Saeful Sani, yang ikut dalam proses evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa operasi SAR resmi ditutup setelah korban ditemukan. 

"Alhamdulillah korban sudah ditemukan, sehingga kami tutup operasi SAR ini," ujarnya.

Al Amrad menjelaskan bahwa sebelum terseret arus, Bilal dan temannya sedang mandi di pinggir Sungai Ciujung pada pukul 14.00 WIB, Jumat (20/12/2024). 

Meskipun teman Bilal sempat berusaha menolong, derasnya arus membuat pertolongan tersebut gagal, dan Bilal akhirnya hilang terbawa arus.

Pencarian yang berlangsung dua hari sebelumnya tidak membuahkan hasil, namun pada hari ketiga, Tim SAR Gabungan bersama masyarakat akhirnya menemukan korban. 

Pencarian ini melibatkan berbagai elemen, termasuk Tim SAR Banten dan warga yang bergotong-royong membantu proses evakuasi.

 

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved