Pilkada Serentak
Kapan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati Terpilih 2024-2029 Dilantik? Ternyata Diundur, Ini Jadwalnya
Pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih dijadwalkan pada 7 Februari 2025, serta bupati dan wali kota terpilih pada 10 Februari
TRIBUNBANTEN.COM - Pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih dijadwalkan pada 7 Februari 2025, serta bupati dan wali kota terpilih pada 10 Februari 2025.
Namun, pelantikan kepala daerah dikabarkan diundur setelah 13 Maret 2025.
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, membenarkan hal tersebut.
Baca juga: Pilkada Serentak 2024: Ini Daftar Wali Kota dan Bupati Terpilih di Banten
Mundurnya jadwal pelantikan tersebut karena Mahkamah Konstitusi (MK) baru menyelesaikan seluruh perselisihan hasil pilkada pada 13 Maret 2025.
"MK baru akan mengeluarkan seluruh surat yang menyatakan tidak ada sengketa kepada seluruh gubernur, wali kota terpilih, setelah perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) selesai di MK," katanya, Kamis (2/1/2025).
Menurut dia, pelantikan harus serentak, baik yang memiliki sengketa di MK maupun yang tidak.
Untuk itu, daerah yang tidak terdapat sengketa hasil pilkada juga pelantikannya diundur setelah 13 Maret 2025.
"Itulah prinsip dasar pilkada serentak," ucap Rifqinizamy.
Rekapitulasi Selesai
Di Banten, pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah terpilih sebagai gubernur dan wakil periode 2024-2029.
Keputusan tersebut setelah dilakukan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Provinsi Banten untuk pemilihan gubernur.
Pleno digelar di aula kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Sabtu (7/12/2024).
Baca juga: Listrik Andal dan Aman, PLN UID Banten Sukses Kawal Pasokan Selama Rekapitulasi Pilkada Serentak
Ketua KPU Banten, Mohamad Ihsan mengatakan, rekapitulasi suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tahun 2024 telah selesai.
"Nomor urut satu, Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi memperoleh 2.449.183 suara. Pasangan nomor urut dua, Andra Soni-Dimyati Natakusumah 3.102.501 suara," kata Ihsan saat membacakan putusan KPU Banten.
Adapun rincian rekapitulasi Pemilihan Gubernur Banten di kabupaten kota, sebagai berikut :
- Kota Cilegon, pasangan Airin-Ade mendapat 122.852 suara, sedangkan pasangan Andra-Dimyati meraih 107.495 suara.
- Kabupaten Serang, pasangan Airin-Ade meraih 356.052 suara, sedangkan Andra-Dimyati meraih mendapat 475.441 suara.
Baca juga: Ini Profil dan Visi-Misi Andra Soni-Dimyati yang Raih Suara Tertinggi pada Pilkada Banten
- Kota Tangerang, pasangan Airin-Ade meraih 318.195 suara, sedangkan Andra-Dimyati meraih mendapat 444.260 suara.
- Kota serang, pasangan Airin-Ade mendapat 139.289 suara, sedangkan
Andra-Dimyati meraih 197.005 suara. - Kabupaten Tangerang, pasangan Airin-Ade mendapat 589.429 suara, sedangkan Andra-Dimyati meraih 907.129 suara.
- Kabupaten Pandeglang, pasangan Airin-Ade mendapat 212.454 suara, sedangkan Andra-Dimyati meraih 436.660 suara.
- Kota Tangerang Selatan, pasangan Airin-Ade mendapat 385.250 suara, sedangkan Andra-Dimyati meraih 190.312 suara.
Baca juga: Pilkada Banten, Empat Penyelenggara Gugur Usai Bertugas di TPS
- Kabupaten Lebak, pasangan Airin-Ade mendapat 325.662 suara, sedangkan Andra-Dimyati meraih 344.199 suara.
Dari delapan kabupaten kota tersebut, pasangan Airin-Ade unggul di dua wilayah, yaitu Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan.
Adapun pasangan Andra-Dimyati unggul di enam wilayah, yaitu di Kabupaten Serang, Kota Tangerang, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. (Tribunnews/TribunBanten.com/Engkos Kosasih)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Pilkada-2024-akan-dilaksanakan-dua.jpg)