Biodata Lengkap Kholid, Nelayan Banten yang Lantang Menentang Pagar Laut di Tangerang

Kholid merupakan nelayan di asal Kabupaten Serang yang saat ini lantang menolak pagar laut di pesisir Pantai Kabupaten Tangerang, Banten.

Editor: Abdul Rosid
Kolase
Kholid merupakan nelayan di asal Kabupaten Serang yang saat ini lantang menolak pagar laut di pesisir Pantai Kabupaten Tangerang, Banten. 

Kalau misalnya swadaya masyarakat, saya perkirakan ini lebih dari 5 juta bambu, (harga bambu) yang paling murah Rp15 ribu.

Kalau ada 5 juta bambu, udah berapa miliar? enggak masuk (akal), enggak ada," ungkap Kholid.

Lima bulan resah, Kholid mengaku sudah pernah melaporkan terkait pagar laut ke Dinas Kelautan setempat.

Namun tak juga digubris dan ditindaklanjuti.

Barulah setelah viral, pagar laut tersebut jadi atensi nasional hingga dibongkar oleh TNI atas perintah Presiden Prabowo Subianto.

"Kalau ini udah menjadi informasi, harusnya negara hadir dong.

Ke DKP Provinsi sudah (pernah buat laporan).

Responnya 'iya saya udah tahu', memang sudah sidak. Ini adalah melanggar," kata Kholid.

Miris melihat pagar laut hingga kini masih berdiri kokoh, Kholid kecewa terhadap dinas terkait.

"Kok ini negara seperti sudah dicaplok korporasi. Takut amat.

Udah jelas ini adalah pelanggaran, kok masih disegel.

Namanya nelayan salah sedikit aja di laut , itu udah ditangkap."

"Ketika ini kaitannya sesuatu yang besar, pemodal besar, lah kok seperti takut, cari apa lagi, udah jelas melanggar, tangkap, cabut," imbuh Kholid.

Dengan nada bicara meninggi, Kholid lantas mengurai alasannya tidak setuju jika ada proyek di perairan Tangerang.

Tak cuma itu, Kholid mengaku berani melawan dalang di balik pembangunan pagar laut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved