Biodata Lengkap Kholid, Nelayan Banten yang Lantang Menentang Pagar Laut di Tangerang

Kholid merupakan nelayan di asal Kabupaten Serang yang saat ini lantang menolak pagar laut di pesisir Pantai Kabupaten Tangerang, Banten.

Editor: Abdul Rosid
Kolase
Kholid merupakan nelayan di asal Kabupaten Serang yang saat ini lantang menolak pagar laut di pesisir Pantai Kabupaten Tangerang, Banten. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kholid merupakan nelayan di  asal Kabupaten Serang yang saat ini lantang menolak pagar laut di pesisir Pantai Kabupaten Tangerang, Banten.

Kholid menyampaikan keresahannya ketika tampil di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) beberapa waktu lalu.

Kholid dikenal sebagai nelayan dari Desa Kronjo, Kecamatan Pontang, Serang, Provinsi Banten.

Ia disebut nelayan berwawasan luas dan memiliki kecakapan bicara yang baik.

Baca juga: VIRAL Turis asal Kolombia Ngaku Dipalak Anggota Polisi Rp 200 Ribu saat Buat Laporan di Bali

Kholid mengaku tahu siapa dalang di balik pagar laut yang membentang sepanjang 30 km di Desa Muncung hingga Pakuhaji, Tangerang, Banten.

"Masyarakat tahu (pembangunan pagar laut), artinya memang otomatis juga sudah pernah mengobrol atas perintah siapa.

Kata pekerjanya disuruh PIK2, proyek PIK2.

Kalau dianggap ini pagar misterius begitu rumitnya, sebenarnya lucu aja saya mah," ungkap Kholid dikutip TribunnewsBogor.com dari tayangan tv one news, Selasa (21/1/2025).

"Ini yang mengerjakan artinya warga juga, nelayan juga?" tanya presenter, Tiara.

"Masyarakat yang dibayar, kuli. (Dibayar) Rp100 ribu perhari.

Yang bisa melakukan ini, yang pasti ya orang yang banyak duit.

Justru saya curiga, ini nanti disiapkan SHM, sudah ada 300 SHM. Ini ceritanya gimana," ujar Kholid.

Lebih lanjut, Kholid membantah pembangunan pagar laut itu atas inisiasi nelayan.

Belakangan memang beredar isu nelayan sengaja membangun pagar laut tersebut untuk mengatasi abrasi.

"Saya juga sempat berpikir tentang abrasi, ya enggak masuk pikiran juga, masa abrasi begini (pakai bambu).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved