Sumur Warga Pulo Merak Cilegon Diduga Tercemar BBM Solar, Ada Bercak Minyak dan Bau Menyengat

Sumur satu-satunya milik Sam'anah warga Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon diduga tercemar bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Muhammad Uqel/TribunBanten.com
Sam'anah, warga Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon Air Sumur miliknya diduga terdampak BBM Solar dari tempat penampungan dekat ruamnya. Senin, (17/3/2025). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Sumur satu-satunya milik Sam'anah warga Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon diduga tercemar bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Sumur itu digunakan Sam'anah dan keluarganya untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci pakaian, dan mencuci piring.

Ia menceritakan, sejak 9 bulan terakhir sumur di rumahnya muncul seperti bercak minyak pada bagian permukaannya.

Baca juga: Janji Berikan Solusi untuk Warga Cilegon, Robinsar Bakal Panggil PT PDSU Terkait PHK Karyawan

Tak cuma itu, sumur itu juga mengeluarkan bau tak sedap yang membuat dada sesak dan batuk-batuk.

Namun, Ia tetap menggunakan air sumur tersebut lantaran tidak ada pilihan lain untuk keperluan sehari-hari.

"Udah 9 bulan air sumur seperti mengeluarkan bercak minyak dan bau menyengat, sejak adanya tempat penampungan BBM solar di dekat rumah saya ini," ujar Sam'anah kepada TribunBanten di kediamannya, Senin, (17/3/2025).

Akibat menggunakan air sumur itu, kata Sam'anah, dirinya mengalami gatal-gatal pada bagian kulitnya. Bahkan, hingga menimbulkan bentol dan merah lebam.

Ia mengaku, dalam satu bulan berobat ke Puskesmas bisa sampai tiga kali.

Ia tinggal bersama suami dan ketiga anaknya, untuk berobat dirinya bersama suami, Ia menggunakan BPJS.

Kendati demikian, untuk berobat anak-anaknya menggunakan uang pribadi.

"Kalau anak saya berobat gak pakai BPJS, sekali berobat itu 150 dalam sebulan tiga kali berobat," ucapnya.

Sam'anah menuturkan, warga yang terdampak air sumurnya diduga akibat BBM solar itu bukan hanya dirinya.

Tetangga rumahnya pun mengalami hal yang sama, namun, kata Dia, tetangganya menggunakan air PDAM untuk keperluan mandinya.

"Kalau tetangga kan di sini semua sudah pasang air PDAM, jadi air sumur nya sudah gak digunakan, kalau saya kan masih menggunakan air sumur," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved