Diduga Cemari Air Sumur Warga, DLH Kota Cilegon Akan Cek BBM Solar di Pulomerak Hari Ini

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kita Cilegon akan mengecek lokasi yang diduga tercemar BBM Solar di Pulo Merak, Kota Cilegon.

TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
PENCEMARAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kita Cilegon akan mengecek lokasi yang diduga tercemar BBM Solar di Pulo Merak, Kota Cilegon. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kita Cilegon akan segera mengecek lokasi yang diduga tercemar BBM Solar di Pulo Merak, Kota Cilegon.

Ada tiga titik yang akan di cek DLH, di antaranya, sumber air sumur warga, air sungai, dan lokasi penampungan BBM Solar.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kota Cilegon, Andhi Rhana mengatakan, pihaknya baru akan mengecek pada Selasa, (18/3/2025).

"Kemungkinan di cek jam satu siang, ada tiga titik, air sumur, di lokasi kegiatan, dan air sungai," ujarnya kepada TribunBanten.com melalui sambungan telepon, Selasa, (18/3/2025).

Menurut Andhi, lokasi penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar itu bukan milik perusahaan, tetapi perorangan.

Baca juga: Cerita Warga Lebak Gede Cilegon, 9 Bulan Air Sumur Diduga Tercemar BBM Solar: Kulit Jadi Gatal

Namun, saat disinggung soal izin usaha, Andhi mengaku dirinya hanya fokus pada permasalahan lingkungan nya saja.

"Kalau itu saya gak tahu, kita ke permasalahan lingkungan saja yah," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, sumur satu-satunya milik Sam'anah warga Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon diduga tercemar bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Sumur itu digunakan Sam'anah dan keluarganya untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci pakaian, dan mencuci piring.

Baca juga: Sumur Warga Pulo Merak Cilegon Diduga Tercemar BBM Solar, Ada Bercak Minyak dan Bau Menyengat

Ia menceritakan, sejak 9 bulan terakhir sumur di rumahnya muncul seperti bercak minyak pada bagian permukaannya.

Tak cuma itu, sumur itu juga mengeluarkan bau tak sedap yang membuat dada sesak dan batuk-batuk.

Namun, Ia tetap menggunakan air sumur tersebut lantaran tidak ada pilihan lain untuk keperluan sehari-hari.

"Udah 9 bulan air sumur seperti mengeluarkan bercak minyak dan bau menyengat, sejak adanya tempat penampungan BBM solar di dekat rumah saya ini," ujar Sam'anah kepada TribunBanten di kediamannya, Senin, (17/3/2025).

 Akibat menggunakan air sumur itu, kata Sam'anah, dirinya mengalami gatal-gatal pada bagian kulitnya. Bahkan, hingga menimbulkan bentol dan merah lebam.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved