Bocah di Tangerang Nyaris Tewas Diterkam Buaya Sepanjang 2 Meter saat Asyik Mancing di Kubangan
Seorang bocah di Desa Kohod, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, hampir jadi santapan buaya, kala memancing bersama teman-temannya, di sebuah kubangan
TRIBUNBANTEN.COM - Warga Desa Kohod, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya di sebuah kubangan air.
Buaya tersebut hampir mencelakai seorang bocah yang tengah asyik memancing bersama teman-temannya.
Bahkan bocah tersebut nyaris tewas setelah diterkam buaya.
Melansir dari TribunTangerang.com, kejadian itu bermula, ketika bocah tersebut sedang asyik memancing ikan bersama teman-temannya, pada Rabu (26/3/2025) sore.
Baca juga: Sejumlah Buaya di Pulau Bulan Batam Lepas, Inilah Fakta-fakta yang Buat Resah Warga
Secara tiba-tiba, buaya sepanjang dua meter pun langsung melompat dari dalam air dan menggigit paha bocah tersebut.
Warga yang resah pun, langsung memanggil Damkar Pos Pakuhaji untuk mengevakuasi buaya.
Dalam video amatir, petugas Damkar bersama warga, tampak mengikat buaya tersebut, usai berhasil ditangkap.
Salah satu warga Desa Kohod, Rita mengatakan kemunculan buaya di kubangan air itu bukan pertama kalinya.
Dia mengatakan, sejumlah warga yang geram pun langsung turun tangan dan menangkap buaya tersebut, setelah menerkam bocah.
"Di kubangan ini memang banyak buayanya, nah enggak lama bocah diterkam buaya itu, warga langsung turun terus nangkep buayanya, kebetulan buayanya masih nyangkut di pancingan bocah itu," kata dia kepada wartawan, Sabtu (29/3/2025).
Rita menuturkan, bocah yang mengalami luka pada pahanya itu pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada, Pakuhaji.
"Setelah digigit buaya itu, korban langsung dibawa ke RS Mitra buat dirawat," ujarnya.
Dengan adanya insiden ini, Rita pun mengaku resah, dia berharap pemerintah bisa mendirikan papan informasi terkait keberadaan buaya di kubangan tersebut.
Baca juga: Seekor Macan Kumbang Masuk Ke Pemukiman Warga di Serang-Banten, 9 Kambing dan 5 Ayam Habis Dimangsa
Di samping itu, Komandan Pos Damkar Pakuhaji, Tohir menjelaskan, buaya di kubangan kerap naik ke darat.
Adapun ukuran buaya yang menerkam bocah tersebut, yakni sepanjang dua meter. Buaya itu pun kini telah diletakkan di pelelangan.
"Memang suka naik ke darat, kalau informasi dari warga, buaya kadang bermain di darat, kadang juga enggak muncul sama sekali," tuturnya.
Sumber : Tribuntangerang.com
Punya 450.000 Butir Obat Terlarang Siap Edar, Bandar Tramadol-Hexymer Dibekuk Polisi di Pakuhaji |
![]() |
---|
Tenggelam saat Mancing di Sungai Ciberang Lebak, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Update Kasus Pagar Laut, Kejagung Kembali Terima Berkas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah |
![]() |
---|
Penahanan Kades Arsin Dkk Ditangguhkan, Warga Kohod Minta Kejagung Usut Dugaan Tipikor Pagar Laut |
![]() |
---|
Warga Desa Kohod Kaget Kades Arsin 'Dibebaskan' Bareskrim Polri, Rumah Terpantau Hening dan Sepi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.