Anggaran Perjalanan Dinas Bengkak, Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang: Bukan Angka dari BPKAD

Anggaran perjalanan dinas di Disperindagkop UKM Kota Serang tahun anggaran 2025 terjadi pembengkakan.

|
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Ade Feri/TribunBanten.com
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan, jumlah anggaran perjalanan dinas tahun 2025 yang diunggah di sirup.lkpp.go.id sebelum dilakukan efisiensi. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Anggaran perjalanan dinas di Disperindagkop UKM Kota Serang tahun anggaran 2025 terjadi pembengkakan.

Berdasarkan data dari laman resmi sirup.lkpp.go.id, terdapat sembilan paket kegiatan bertajuk Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota yang diunggah oleh Dinkopukmperindag Kota Serang

Nilai pagu setiap paket bervariasi, mulai dari Rp 11 juta hingga Rp 380 juta lebih. Total dari 9 paket belanja perjalanan dinas tersebut mencapai Rp 734.890.000,-.

Baca juga: Membludak Sampai Antre Berjam-jam, Andra Soni Minta Petugas Samsat Kota Serang Ditambah 

Mayoritas pengadaan dilakukan dengan metode e-purchasing, sementara satu paket menggunakan pengadaan langsung. Semua paket tersebut didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang Tahun 2025.

Kegiatan yang tercantum dalam paket ini meliputi rapat kerja, pembinaan UMKM, serta acara promosi yang diselenggarakan di wilayah Kota Serang. 

Setiap paket mencantumkan uraian pekerjaan berupa perjalanan dinas pejabat eselon III ke bawah, ASN, maupun non-ASN yang disetarakan, dalam rangkaian kegiatan bertema full-day meeting di dalam kota.

Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan, jumlah anggaran perjalanan dinas tahun 2025 yang diunggah di sirup.lkpp.go.id sebelum dilakukan efisiensi.

"Pertama angka itu masih angka murni, bukan angka dari BPKAD kota serang yang sudah dilakukan efisiensi," kata Wahyu, Jumat (11/4/2025).

Menurut Wahyu, anggaran sebesar itu sudah dilakukan efisiensi sebesar 50 persen sehingga menjadi Rp300 juta lebih. Hanya saja, operator SIPD belum memasukan anggaran terbaru ke SiRUP LKPP.

"Input efisiensi ini akan dilakukan hari Senin karena belum dapat DPA dari operator SIPD. Nanti hari Senin bisa berubah tuh angka efisiensinya, jadi itu belum terupdate berdasarkan hasil pengurutan kita," katanya.

Dikritik Mahasiswa

Aktivis Forum Mahasiswa Peduli Daerah (FMPD) Ilham Ulumudin menilai, anggaran tersebut sangat fantastis di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Serang.

"Harusnya anggaran perjalanan dinas tidak membengkak seperti ini, kan sedang efisiensi," kata Ilham melalui pesan instan, Jumat (11/4/2025).

Ilham menilai, anggaran perjalanan dinas yang membengkak rentan terjadi penyimpangan. Bahkan di beberapa daerah kerap menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Nah ini harus kita awasi bersama agar tidak ada penyimpangan," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved