Kata Bahlil Soal Isu Airlangga Hartarto Kena Reshuffle Kabinet: Itu Hak Prerogatif Presiden

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengaku tidak mengetahui isu reshuffle Kabinet Merah Putih.

Tayang:
Editor: Ahmad Haris
Kolase Tribun Banten/Ist
Kolase logo Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dan Airlangga Hartarto 

TRIBUNBANTEN.COM - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengaku tidak mengetahui, soal isu reshuffle Kabinet Merah Putih, khususnya berkaitan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Aduh saya tidak pernah, saya tidak pernah tahu tentang itu karena itu hak prerogatif Pak Presiden,” ujar Menteri ESDM Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2025) malam.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, jika tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang bakal dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca juga: Wakil Bupati Iing Buka Suara Soal Kades di Pandeglang Dipaksa Bayar Jaringan Internet Rp 60 Juta

Prasetyo justru menyinggung adanya reshuffle bukan di kabinet, melainkan di internal Partai Golkar sebagaimana pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

'Tidak ada reshuffle. Itu reshuffle Pak Bahlil, di kepengurusan Partai Golkar," kata Prasetyo kepada awak media, Kamis (17/4/2025).

"Bukan tidak ada, sama sekali tidak ada," tegasnya. 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia berbicara soal reshuffle.

Namun, bukan reshuffle kabinet yang dia singgung, melainkan reshuffle di kepengurusan Partai Golkar.

Hal itu dikatakan Bahlil saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.

Bahlil menyinggung kader Golkar yang juga Menteri UMKM Maman Abdurahman.

"Jangan ketawa-ketawa Pak Maman. Pak Maman saya sudah dapat memahami aspirasinya, entar Pak Maman sebentar lagi ada reshuffle nanti," kata Bahlil, Rabu (16/4/2025).

Dia mengatakan bahwa ada kesamaan antara reshuffle kepengurusan di Golkar dan kabinet.

"Tidak mesti menunggu 1 tahun atau 2 tahun, ada pengurus yang mungkin tidak cocok dengan tugasnya ya kita ubahlah," kata dia.

"Ini kan Partai Golkar ini kan adalah aset negara dan milik kita semua bagi seluruh rakyat Indonesia yang mencintai Golkar," tandasnya. 

Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang bakal dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved