PSU Pilkada Kabupaten Serang
Pengamat Sebut Hasil Quick Count PSU Kabupaten Serang Mengejutkan
Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Tirtayasa (Untirta), Moh Rizky Godjali, menanggapi soal hasil PSU Kabupaten Serang versi quick count.
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Haris
Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri AnggriawanÂ
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Tirtayasa (Untirta), Moh. Rizky Godjali menanggapi soal hasil PSU Kabupaten Serang versi quick count, yang menunjukkan keunggulan bagi pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Ratu Rachmatu Zakiyah dan Najib Hamas.
Diketahui, dalam quick count yang dilakukan oleh lembai survei Indikator Politik Indonesia, Paslon 02 Ratu Rachmatu Zakiyah-Najib Hamas unggul dengan persentase sebesar 76 persen, dibandingkan pesaingnya Andika Hazrumy-Nanang Supriyatna yang hanya memperoleh 24 persen.
Menanggapi itu, Rizky menilai, PSU Kabupaten Serang memperlihatkan hasil yang mengejutkan, apabila dilihat dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menganulir hasil Pilkada 2024 sebelumnya.
Baca juga: KPU Bakal Umumkan Hasil PSU Kabupaten Serang 24 April 2025
Sebab, dalam putusan MK tersebut, kata dia, telah terbukti adanya keterlibatan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, yang memobilisasi perangkat pemerintahan desa untuk memenangkan calon tertentu.
"Hasil ini mengejutkan, karena seharusnya sebuah kecurangan yang bisa dibuktikan oleh lembaga yudikatif atau lembaga hukum di Indonesia harusnya menjadi pembelajaran bagi masyarakat," ujarnya kepada TribunBanten.com, Rabu (23/4/2025).
"Agar lebih arif dan bijaksana dalam memberikan pilihan politik di kemudian hari dan ini berkaitan dengan PSU," sambungnya.
"Tapi justru yang terjadi sebaliknya, hasil putusan MK ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan dalam membangun kepercayaan, keyakinan, dan persepsi di tengah masyarakat untuk merubah pilihannya.," jelasnya.
Â
Â
Rizky mengungkapkan, hasil quick count yang menunjukkan keunggulan bagi paslon 02 dengan persentase 76 persen tersebut, telah menjelaskan bahwa masyarakat tidak begitu mempedulikan terhahap dinamika politik di level elite.
"76 persen untuk paslon 02 ini kan artinya jumlah suaranya lebih besar dibandingkan Pilkada sebelumnya, berarti ini menunjukkan bahwa terkait kisruh Pilkada Kabupaten Serang yang ditenggarai kecurangan, itu tidak dirasakan langsung oleh masyarakat," jelasnya.
"Jadi kecurangan, mobilisasi, dan hal-hal yang sifatnya destruktif dalam penyelenggaraan pemilu itu, tidak dianggap sebagai sesuatu yang akan menghalangi mereka untuk menentukan pilihan yang sama pada saat Pilkada 2024," ujar Rizky menambahkan.
Dirinya juga menilai, bahwa penambahan persentase perolehan suara oleh Paslon 02, akibat adanya perpindahan pemilih dari paslon 01 ke paslon 02, meski jumlahnya tidak signifikan.
"Karena ini angka di Pilkada sebelumnya 02 meraih angka sekitar 70 persen, sekarang 76 persen, dan karena ini dua pasang jadi akan mudah sekali melihatnya," ucap Rizky.
pengamat politik
Untirta
quick count
PSU
Pilkada
Kabupaten Serang
Ratu Zakiyah
Andika Hazmury
Najib Hamas
| Terima Hasil Penetapan Bupati Terpilih dari KPU, DPRD Kabupaten Serang Bakal Akan Lakukan Hal Ini |
|
|---|
| Tak Dihadiri Ratu Tatu dan Andika Hazrumy Saat Penetapan, Begini Respons Bupati Serang Terpilih |
|
|---|
| Pesan Ratu Tatu Chasanah untuk Bupati Serang Terpilih Ratu Zakiyah |
|
|---|
| Resmi Ditetapkan Sebagai Bupati Terpilih, Ini Fokus Ratu Zakiyah dalam Memimpin Kabupaten Serang |
|
|---|
| Pidato Pertama Usai Jadi Bupati Terpilih, Zakiyah: Kemenangan Ini Milik Seluruh Masyarakat Serang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PSU-Kabupaten-Serang-real-count.jpg)