Perang India Pakistan

Perang Kembali Meletus, India Serang Pakistan dan Kashmir Usai Resmi Lancarkan Operasi Sindoor

India secara mengejutkan memulai Operasi Sindoor dengan menyerang sembilan wilayah Pakistan dan Kashmir pada Rabu (7/5/2025). 

Tayang:
Editor: Ahmad Haris
Tangkapan layar Youtube
INDIA BOMBARDIR PAKISTAN - India membombardir enam lokasi dengan 24 serangan di Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan, kata juru bicara Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry dalam konferensi pers Rabu pagi. Delapan orang Tewas dan puluhan lainnya luka-luka di 6 Lokasi di Pakistan, kata juru bicara militer. Delapan orang tewas, termasuk anak-anak, dan 35 orang terluka, kata juru bicara militer Pakistan setelah India melancarkan serangan militer terhadap sasaran-sasaran di Pakistan Rabu pagi. 

TRIBUNBANTEN.COM -  Perang antara negara, kembali pecah.  

Kali ini, India secara mengejutkan memulai Operasi Sindoor dengan menyerang sembilan wilayah Pakistan dan Kashmir pada Rabu (7/5/2025). 

Mengutip Indian Express, serangan India ke Pakistan ini terjadi dua minggu setelah serangan Pahalgam yang menewaskan 26 orang. 

Baca juga: Di Tengah Perang Dagang dengan AS, China Tingkatkan Anggaran Militer

Kementerian Pertahanan India mengatakan serangan di wilayah Pakistan, Jammu, dan Kashmir ini menandai dimulainya Operasi Sindoor. 

"Beberapa waktu lalu, angkatan bersenjata India meluncurkan 'Operasi Sindoor'," ungkap Kementerian Pertahanan India

"Secara keseluruhan, sembilan situs telah diserang," lanjut pernyataan tersebut. 

Menurut kementerian itu, India tidak menyerang fasilitas militer Pakistan

India, lanjut pernyataan tersebut, telah menunjukkan pengendalian diri yang cukup besar dalam memilih target dan metode pelaksanaannya. 

"Langkah-langkah ini diambil menyusul serangan teroris biadab di Pahalgam yang menewaskan 25 warga negara India dan satu warga negara Nepal." 

"Kami menepati komitmen bahwa mereka yang bertanggung jawab atas serangan ini akan dimintai pertanggungjawaban," kata kementerian tersebut. 

Sumber pertahanan India mengatakan kepada Reuters bahwa pasukannya telah menyerang markas besar kelompok militan Islam Jaish-e-Mohammed dan Lashkar-e-Taiba. 

Sementara itu, Pakistan mengatakan India menyerang tiga lokasi dengan rudal, dan seorang juru bicara militer mengatakan kepada Reuters bahwa negaranya menembak jatuh lima pesawat India, sebuah klaim yang tidak dikonfirmasi oleh India

Militer kedua negara juga saling tembak-menembak hebat dan saling serang di sebagian besar perbatasan de facto mereka di wilayah Himalaya, Kashmir, kata polisi dan saksi mata kepada Reuters. 

"Dalam tindakan perang yang terang-terangan dan tanpa alasan, jet tempur India tetap berada di wilayah udara India tetapi melanggar kedaulatan Pakistan dengan menggunakan senjata jarak jauh, yang menargetkan penduduk sipil," kata Kementerian Luar Negeri Pakistan

Sejak gencatan senjata tahun 2003, yang disepakati kembali oleh kedua negara pada tahun 2021, serangan yang ditargetkan antara kedua negara tetangga sangat jarang terjadi, terutama serangan India terhadap wilayah Pakistan di luar Kashmir Pakistan

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved