HEBOH Raffi Ahmad Diduga Dapat Proyek 300 Dapur MBG di Banten, Ini Keterangan Kepala BGN

Kepala BGN, Dadan Hindayana angkat bicara terkait kabar Raffi Ahmad mendapatkan proyek 300 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten.

|
Editor: Abdul Rosid
(Instagram raffinagita1717)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana angkat bicara terkait kabar Raffi Ahmad mendapatkan proyek 300 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana angkat bicara terkait kabar Raffi Ahmad mendapatkan proyek 300 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten.

Dadan menegaskan, Raffi Ahmad tidak mendapatkan proyek 300 titik dapur MBG, seperti yang dikabarkan beberapa portal berita. 

“Awalnya saya ditanya oleh rekan-rekan jurnalis dan saya jawab tidak tahu karena kaget ditanya hal tersebut,” kata Dadan dalam keterangan resmi, Kamis (22/5/2025). 

Baca juga: Skandal Ketua Kadin Cilegon: Dua Kali Tersangka, Baru Ditahan saat Palak Pengusaha China

Dia menegaskan, untuk memastikan, dirinya langsung bertanya kepada Raffi Ahmad.

Setelah dikonfirmasi langsung, ternyata hal tersebut tidaklah benar.

“Untuk memastikan, saya tadi menghubungi langsung Raffi Ahmad guna mengonfirmasi apakah dirinya mungkin berafiliasi dengan salah satu mitra pelaksana,” ujar dia. 

“Namun, Raffi Ahmad menyatakan bahwa ia tidak terlibat sama sekali dalam proyek dapur MBG maupun berafiliasi dengan mitra pelaksana mana pun,” jelas Dadan. 

Ia juga menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan Raffi Ahmad mendapatkan ratusan titik proyek tidak benar dan tidak berdasar. 

“Penunjukan pelaksana kegiatan MBG dilakukan melalui mekanisme yang jelas, terbuka, dan dapat diaudit,” tegas Dadan.

BGN mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena hal tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta merusak kepercayaan publik terhadap program strategis pemerintah. 

“BGN tetap berkomitmen menjalankan program MBG secara profesional dan terbuka, serta terus melakukan evaluasi untuk memastikan manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tegas Dadan.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved