Pabrik Pestisida Senilai USD 20 Juta Resmi Beroperasi di Serang Banten
PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) meresmikan pabrik pestisida berbasis karbamat senilai USD 20 juta di Modern Cikande, Serang, Banten.
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Perusahaan agribisnis terbesar kini resmi hadir di kawasan Modern Cikande, Kabupaten Serang, pada Rabu (16/7/2025).
Perusahaan itu bernama PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) yang secara resmi membuka pabrik karbamasi yang dirancang sebagai pusat produksi bahan baku pestisida berbasis karbamat, dan menjadi bagian dari transformasi strategis DGWG dalam memperkuat posisi di sektor hulu agrokimia nasional.
Pada peresmian pabrik tersebut, turut hadir Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kemenperin Taufik Bawazier; Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Andi Nur Alam Syah; serta Gubernur Banten Andra Soni, didampingi jajaran Direksi dan Komisaris DGWG, termasuk Presiden Direktur David Yaory.
Baca juga: Kasus Korupsi Chromebook, Ini Pengakuan Kepsek SMP 5 Negeri Cikulur Lebak Soal Laptop Era Nadiem
Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Banten merupakan wilayah dengan potensi pertanian yang sangat luar biasa dan bisa mendorong perekonomian masyarakat.
Dengan demikian, kata dia, keberadaan pabrik agribisnis di Provinsi Banten diharapkan turut menjadi potensi dan kemajuan bagi sektor industri.
"Saya sangat mendukung berdirinya pabrik ini. Saya juga merasa senang industri tumbuh di Provinsi Banten. Dalam catatan yang diinformasikan, Banten merupakan kawasan realisasi investasi nomor 5 terbesar di Indonesia," kata Andra dalam sambutannya, Rabu (16/7/2025).
Tahun ini, Provinsi Banten dibebankan target sebesar Rp119 triliun untuk realisasi investasi sektor industri.
"Alhamdulillah, di triwulan I terealisasi Rp31 triliun investasi di Provinsi Banten," katanya.
Andra menegaskan bahwa pihaknya memiliki tugas untuk memastikan investasi di Banten berjalan dengan baik.
"Tugas kami di sini memastikan bahwa investasi berjalan dengan baik, dan kemudian proses perizinan yang menyangkut daerah harus kita permudah," ucapnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT DGWG, David Yaory, mengatakan peresmian pabrik DGWG merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional dan kemandirian industri agrokimia.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga berkomitmen membangun fasilitas perusahaan dengan visi jangka panjang, tidak hanya untuk melayani pasar dalam negeri, tetapi juga untuk pasar global yang prospektif.
"Dengan dukungan teknologi modern, tim yang solid, dan pasar yang terus tumbuh, kami optimis pabrik ini akan menjadi katalisator baru pertumbuhan DGWG dan sektor pertanian Indonesia, khususnya di Banten," katanya.
David mengatakan, pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektare ini akan memproduksi bahan aktif berbasis karbamat dengan kapasitas awal 2.000 metrik ton per tahun, atau sekitar 5.000 metrik ton per tahun jika diformulasikan menjadi produk pestisida jadi.
| Polda Banten Limpahkan Kasus Korupsi Akses Pelabuhan Warnasari ke JPU, Negara Rugi Rp3,2 M |
|
|---|
| 45 Perlintasan Kereta Api di Banten Tanpa Penjaga dan Palang, Terbanyak di Kota Serang |
|
|---|
| Andra Soni Absen saat Paripurna LKPj Gubernur Banten 2025, Sekda Deden Ungkap Fakta Ini |
|
|---|
| DPRD Serahkan 21 Rekomendasi ke Pemprov saat Paripurna LKPj Gubernur Banten Tahun 2025 |
|
|---|
| Sampah Styrofoam Menumpuk di Irigasi Tirtayasa, Warga Serang Keluhkan Bau Menyengat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Presiden-Direktur-DGWG-David-Yaory-Gubernur-Pr.jpg)