BUKAN SERANG! Ini Daerah Paling Rawan Kejahatan di Banten Tahun 2025, Cek Data Terbarunya

Tangerang Selatan dan Kota Tangerang jadi daerah paling rawan kejahatan di Banten tahun 2025. Bukan Serang atau Pandeglang.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Pexels.com
Ilustrasi tempat kejadian kejahatan - Tangerang Selatan dan Kota Tangerang jadi daerah paling rawan kejahatan di Banten tahun 2025. Bukan Serang atau Pandeglang. 

Kabupaten Serang: 969 kasus, risiko 106 kasus/100.000 penduduk, penyelesaian 84 persen, selang waktu 9 jam 3 menit.

Kota Serang: 1.003 kasus, risiko 95 kasus/100.000 penduduk, penyelesaian 29 persen, satu kasus terjadi setiap 8 jam 45 menit.

Kabupaten Tangerang: 2.200 kasus, risiko 116 kasus/100.000 penduduk, penyelesaian 32 persen, rata-rata kejahatan terjadi setiap 3 jam 59 menit.

Tangerang Selatan: 4.522 kasus, risiko 323 kasus/100.000 penduduk, penyelesaian 70 persen, satu tindak pidana terjadi setiap 6 jam 58 menit.

Kota Tangerang: 5.384 kasus, risiko 274 kasus/100.000 penduduk, penyelesaian 80 persen, rata-rata kejadian tiap 5 jam 51 menit.

Secara keseluruhan, Provinsi Banten mencatat total 16.248 kasus kejahatan, meski data penyelesaian kasus secara provinsi mengandung kemungkinan anomali.

Tangerang Raya Paling Rawan, Lebak Paling Aman

Data dari BPS Banten menegaskan bahwa wilayah Tangerang Raya, terutama Kota Tangerang dan Tangerang Selatan adalah titik merah dalam peta kriminalitas Provinsi Banten 2025. 

Sebaliknya, Kabupaten Lebak menjadi daerah paling aman, dengan tingkat kejahatan paling rendah baik dari segi jumlah maupun rasio penduduk.

Warga di wilayah rawan diimbau meningkatkan kewaspadaan, sementara pemerintah daerah diharapkan memperkuat langkah pencegahan dan penindakan untuk menurunkan angka kejahatan.

 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved