Kronologi Waktu Bripda Alvian Maulana Bakar Kekasih di Indramayu, Terekam CCTV Kos
Polisi menangkap Bripda Alvian di sebuah saung pinggir jalan, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (23/8/2025)
TRIBUNBANTEN.COM, INDRAMAYU-Sempat menjadi buronan, Bripda Alvian Maulana Sinaga akhirnya ditangkap di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (23/8/2025).
Bintara polisi berusia 24 tahun ini diduga membunuh dan membakar kekasihnya, Putri Apriyani (21 tahun) di Indramayu, Jawa Barat.
Kasus pembunuhan ini terjadi di kamar kos Blok Ceblok, Desa Singajaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (9/8/2025).
Rekaman CCTV kos memperlihatkan Bripda Alvian Maulana Sinaga menjadi orang terakhir yang bertemu Putri Apriyani.
Saat kejadian, anggota polisi tersebut diketahui berada di dalam kamar kos nomor 9 yang ditinggali Putri dan Alvian.
Berikut Kronologi Waktu TKP di kamar kos Blok Ceblok, Desa Singajaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (9/8/2025).
- Pukul 5.04 WIB : Alvian keluar dari kamar kos
- Pukul 5.30 WIB : Ia kembali masuk kamar kost
- Pukul 08.00 WIB : Alvian keluar lagi dari kamar kos dengan wajah terlihat kebingungan.
- Saat itu diduga Bripda Alvian sudah membunuh dan membakar jasad Putri.
- Bripda Alvian Maulana Sinaga kabur dengan dengan berjalan kaki keluar dari kosan.
- Dari pantauan CCTV yang diselidiki polisi, ia kabur ke arah Cirebon dan turun dari mobil elf di wilayah Celancang Cirebon, Jawa Barat.
- Dari lokasi tersebut keberadaan Bripda Alvian tak diketahui lagi.
Video Penangkapan Viral
Polisi menangkap Bripda Alvian di sebuah saung pinggir jalan, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (23/8/2025).
Kabupaten Dompu adalah sebuah kabupaten di bagian tengah Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ibu kotanya bernama sama.
Sementara Kecamatan Hu'u berjarak sekitar 25 kilometer dari ibu kota kabupaten Dompu ke arah selatan.
Brigadir Polisi Dua atau Bintara tingkat satu di Polri tersebut tak berkutik saat disergap polisi bersenjata.
Momen penangkapan Bripda Alvian berlangsung dramatis dan sempat terekam dalam sebuah video amatir yang kemudian tersebar luas di media sosial Instagram dan TikTok.
Dalam video tersebut, sejumlah polisi berpakaian preman terlihat mengejar seorang pria yang diduga kuat adalah Bripda Alvian.
Aksi pengejaran hanya berlangsung singkat sebelum beberapa polisi bersenjata berhasil meringkus terduga pelaku.
Bripda Alvian langsung ditangkap sejumlah polisi dan mengikat tangannya menggunakan tali ties lalu menggiringnya ke mobil untuk dibawa ke Mapolres Dompu.
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar yang memimpin penangkapan tersebut pun langsung sujud syukur di sebuah saung setelah berhasil mengamankan Bripda Alvian.
| Kades Sidamukti Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp500 Juta, Polisi Belum Lakukan Penahanan |
|
|---|
| Alasan Sulit Cari Kerja, Pemuda di Serang Banten Nekat Jual Sabu |
|
|---|
| Produksi Padi Banten Tahun 2025 Naik 16 Persen, Andra Soni Klaim Surplus 261 Ribu Ton |
|
|---|
| Kesaksian Warga Padarincang Serang saat Gunung Kaupas Longsor, Sebut Ada Penebangan Pohon |
|
|---|
| DBD Mengintai Warga Kasemen Kota Serang, 10 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Bripda-Alvian-Maulana-Sinaga-DAD.jpg)