Polda Banten Rilis Jadwal Operasi Ketupat Maung 2026, Ini Tanggalnya
Polda Banten resmi merilis jadwal Operasi Ketupat Maung 2026 untuk pengamanan Lebaran Idulfitri 1447 H. Operasi digelar selama 13 hari
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepolisian Daerah (Polda) Banten resmi merilis jadwal pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Banten, Kombes Pol Yofie Girianto mengatakan, Operasi Ketupat Maung akan digelar selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Tujuan dari operasi tersebut, kata Yofie, untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama masa mudik, perayaan Idulfitri, hingga arus balik Lebaran.
Baca juga: Benyamin Davnie Pastikan Oknum Guru Cabul di SD Negeri Tangsel akan Dipecat
Ada pun fokus operasi tersebut akan menitikberatkan pada pengamanan jalur transportasi, kawasan ibadah, pusat perbelanjaan, serta destinasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan.
“Operasi Ketupat Maung 2026 difokuskan untuk menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat, mulai dari jalur mudik, pusat keramaian, tempat ibadah, hingga kawasan wisata yang setiap tahun mengalami peningkatan aktivitas,” ujar Yofie dalam Rapat Koordinasi Operasi Ketupat Maung 2026 yang digelar di Aula Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten, Selasa (20/1/2026).
Dalam rapat tersebut, Polda Banten juga memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat Maung tahun sebelumnya sebagai dasar penyempurnaan strategi pengamanan tahun ini. Berdasarkan data 2025, mobilitas masyarakat di pelabuhan mengalami peningkatan signifikan.
“Jumlah kapal operasi naik sekitar 2 persen, trip kapal meningkat 12 persen, dan jumlah penumpang bertambah 8 persen. Kendaraan roda dua dan bus mengalami kenaikan, sementara kendaraan roda empat dan truk justru mengalami penurunan,” jelas Yofie.
Ia menambahkan, puncak arus mudik Lebaran 2025 terjadi pada H-3 Lebaran, dengan total pergerakan mencapai 170.994 penumpang dan 42.330 kendaraan.
Sementara puncak arus balik terjadi pada H+5 Lebaran, dengan 162.890 penumpang dan 42.190 kendaraan.
Tak hanya arus mudik dan balik, lonjakan aktivitas wisata juga menjadi perhatian utama aparat kepolisian. Kawasan pantai di Anyer dan sekitarnya tercatat mengalami kepadatan signifikan pada periode H+2 hingga H+5 Lebaran.
“Pada masa itu, kami menerapkan rekayasa lalu lintas one way hingga 20 kali. Tingkat hunian hotel mencapai sekitar 80 persen, dengan mayoritas wisatawan berasal dari wilayah Jabodetabek,” ungkapnya.
Berkaca dari kondisi tersebut, Polda Banten akan mengamankan ratusan objek vital dan pusat aktivitas masyarakat selama Operasi Ketupat Maung 2026.
Objek pengamanan tersebut mencakup 438 masjid, 225 lokasi Salat Idulfitri, 112 lokasi wisata, 52 pusat perbelanjaan, 3 pelabuhan, 15 stasiun kereta api, 20 terminal, serta 5 rest area dan 5 buffer zone.
Untuk mendukung pengamanan di lapangan, sebanyak 54 pos pengamanan akan didirikan, terdiri dari 40 Pos Pengamanan (Pos Pam), 10 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 4 Pos Terpadu.
| 4 Anggota Ditpamobvit Polda Banten Diganjar Penghargaan, Usai Gagalkan Sabu 15 Kg dan Amankan Senpi |
|
|---|
| Polisi Gerebek Gudang Oplosan Elpiji di Lebak, Negara Rugi Rp626 Juta |
|
|---|
| Polda Banten Minta Korban Pelecehan Berani Lapor, Kabid Humas: Jangan Diam |
|
|---|
| Polda Banten Bongkar Kasus Pertambangan Batubara dan Emas Ilegal di Kawasan Hutan di Lebak |
|
|---|
| Rekrutmen Polri 2026 Dibuka, Polda Banten Tegaskan Tidak Ada Jalan Pintas Lewat Calo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Polda-Banten-saat-Rapat-Koordinasi-Operasi-sefd.jpg)