Program Jalan Bang Andra, Cara Pemprov Banten Mendorong Pergerakan Ekonomi Masyarakat Desa
Program tersebut disebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam mempercepat pembangunan desa
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Wawan Perdana
Ringkasan Berita:Poin-Poin Utama Pembangunan
- Infrastruktur jalan yang baik dianggap sebagai kunci utama untuk mempermudah distribusi hasil panen petani dan mendukung operasional usaha kecil di desa.
- Dengan akses jalan yang memadai, biaya transportasi dapat ditekan sehingga pendapatan masyarakat desa bisa meningkat.
- Mengingat terdapat lebih dari 1.200 desa di Provinsi Banten, pembangunan dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas kebutuhan di lapangan.
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG–Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim) Provinsi Banten, Arif Agus Rakhman, kembali menjelaskan program prioritas Gubernur Banten Andra Soni yang dikenal dengan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
Program tersebut disebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam mempercepat pembangunan desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Arif Agus Rakhman saat menghadiri diskusi Temu Media yang digelar di Pusat Pengembangan Jurnalis TV (PPJTV) Banten, Kota Serang, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sejumlah jurnalis dari berbagai media di Banten.
Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi antara pemerintah daerah dan insan pers mengenai program pembangunan daerah.
Dalam forum tersebut, Arif menjelaskan bahwa program Bang Andra telah dirancang sejak awal masa kepemimpinan Gubernur Banten.
Fokus utama program ini adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah desa yang selama ini dinilai masih membutuhkan perhatian lebih.
Baca juga: Kadis PUPR Banten Jelaskan Juknis Pengusulan Program Bang Andra, Desa Bisa Ajukan Perbaikan Jalan
Menurut Arif, pembangunan infrastruktur desa merupakan kunci untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan usaha kecil di pedesaan.
“Pak Gubernur saat pertama kali dilantik langsung merumuskan program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra. Tujuannya agar infrastruktur desa bisa terbangun dengan baik, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat juga bisa tumbuh dan berjalan,” kata Arif dalam diskusi tersebut.
Ia mencontohkan, akses jalan yang memadai akan memudahkan para petani dalam mendistribusikan hasil panen mereka ke pasar.
Dengan kondisi jalan yang baik, biaya transportasi dapat ditekan dan proses distribusi menjadi lebih cepat.
“Petani bisa mengangkut padi dengan nyaman kalau akses jalannya bagus. Jadi dampaknya bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.
Arif mengakui bahwa program tersebut tidak dapat menjangkau seluruh desa di Provinsi Banten secara sekaligus.
Pasalnya, jumlah desa di Banten mencapai lebih dari 1.200 desa, sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai dengan prioritas kebutuhan di lapangan.
| Sempat Berpolemik, Jalan Serpong-Parung Segera Ditetapkan sebagai Jalan Provinsi Banten |
|
|---|
| Pemprov Banten Targetkan Semua RKUD Masuk Bank Banten, 4 Daerah Sudah Bergabung |
|
|---|
| Pemprov Banten Batal Kenakan Pajak untuk Kendaraan Listrik, Wagub: Ini Dilematis |
|
|---|
| Berdayakan Tetangga, Intip Kisah Sukses Ternak Ayam Kampung ASN Pemprov Banten Ini di Hari Libur |
|
|---|
| Pemprov Banten Ancam Dipotong Tunjangan Bagi ASN yang Menunggak Pajak Kendaraan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Arif-Agus-Rakhman-Karo-Adpim-Pemprov-Banten-Jumata-asda.jpg)