Peringatan Dini BMKG! Cuaca Ekstrem Ancam Banten 8-13 April 2026, Ini Wilayah Berpotensi Terdampak
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Banten pada periode 8 hingga 13 April 2026.
TRIBUNBANTEN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Provinsi Banten pada periode 8 hingga 13 April 2026.
Peringatan tersebut disampaikan berdasarkan analisis dinamika atmosfer yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas cuaca signifikan.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, yang dapat disertai angin kencang serta gelombang tinggi di sejumlah wilayah.
Baca juga: Kepengurusan Karang Taruna Pandeglang 2026–2030 Disahkan, Iing–Jojon Siap Hidupkan Organisasi Pemuda
BMKG menjelaskan, fenomena ini dipicu oleh adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat daya Lampung.
Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang ekuatorial Rossby, dan Kelvin turut memperkuat pembentukan awan hujan.
Kondisi kelembapan udara yang cukup tinggi pada lapisan 850 hingga 500 milibar, serta labilitas atmosfer yang kuat, juga mendukung terbentuknya awan konvektif yang berpotensi memicu cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Dalam periode 8 hingga 11 April 2026, BMKG memprediksi potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah, yaitu:
Kabupaten Pandeglang bagian Selatan
Kabupaten Lebak bagian Selatan
Sementara itu, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga dapat terjadi di:
Kabupaten Serang
Kota Serang
Kabupaten Pandeglang
Kabupaten Lebak
Kabupaten Tangerang bagian Selatan
| Liga Yooscout Tangerang 2026 Digelar di 3 Stadion, Jadi Kesempatan Emas Unjuk Bakat Pemain Bola Muda |
|
|---|
| Peringatan Dini BMKG : Cuaca Ekstrem di Banten, 8-13 April 2026 |
|
|---|
| Samsat Keliling di Serang Banten Diserbu Warga, Antrean Pajak Kendaraan Mengular Sejak Pagi |
|
|---|
| Resmi Diluncurkan di Banten, Posbankum Desa/Kelurahan Permudah Akses Bantuan Hukum hingga ke Pelosok |
|
|---|
| Kasus Tukang Ojek vs Pemprov Banten: Ahli Hukum Sebut Negara Lalai, Putusan Rp100 M Jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/cuaca-ekstrem-di-banten-001.jpg)