Seleksi Paskibraka Banten 2026 Dimulai, Kesbangpol Tegaskan Tanpa Titipan dan Bebas Pungli
Kesbangpol Banten resmi memulai proses seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Banten dan nasional tahun 2026.
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten resmi memulai proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Banten dan nasional tahun 2026.
Sebanyak 124 pelajar terbaik dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten mengikuti tahapan seleksi yang dipusatkan di Kota Serang.
Ratusan peserta itu datang membawa harapan besar untuk menjadi bagian dari pasukan pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.
Baca juga: Bos PT GSK Bungkam Soal Pelatihan KDMP Pandeglang Diduga Senilai Rp4.8 Miliar
Mereka akan menjalani serangkaian tahapan seleksi ketat yang menguji kemampuan fisik, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, menegaskan bahwa proses seleksi tahun ini dilakukan secara transparan, objektif, dan bebas dari segala bentuk intervensi.
Menurutnya, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos menjadi anggota Paskibraka Provinsi Banten maupun mewakili daerah ke tingkat nasional.
“Pada tahap akhir nanti akan ditetapkan sebanyak 52 calon Paskibraka Provinsi Banten tahun 2026, terdiri dari 26 putra dan 26 putri. Dari jumlah tersebut nantinya akan dipilih dua orang terbaik, yakni satu putra dan satu putri untuk mewakili Provinsi Banten sebagai calon Paskibraka tingkat nasional,” ujar Novriyadi, Senin (11/5/2026).
Ia menekankan, keberhasilan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kualitas dan kemampuan pribadi masing-masing, bukan karena faktor kedekatan maupun rekomendasi tertentu.
“Seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada titipan, tidak ada intervensi, dan tidak ada perlakuan khusus kepada siapa pun. Yang menentukan adalah kemampuan, disiplin, mental, kesehatan, dan kualitas diri masing-masing peserta,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan Kesbangpol Banten dalam menjaga integritas proses seleksi agar melahirkan anggota Paskibraka yang benar-benar layak dan berkualitas.
Dalam proses seleksi ini, para peserta tidak hanya dituntut memiliki postur dan ketahanan fisik yang baik, tetapi juga karakter kuat sebagai calon generasi pemimpin bangsa.
Karena itu, Novriyadi meminta seluruh peserta menjadikan seleksi ini sebagai sarana pembelajaran dan pembentukan karakter.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik secara jujur dan sportif. Jadikan proses ini sebagai sarana pembelajaran, pembentukan mental, dan penguatan karakter,” katanya.
Seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Banten tahun 2026 melibatkan tim seleksi dari berbagai unsur, mulai dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Purna Paskibraka Indonesia (PPI), akademisi, TNI, Polri, tenaga kesehatan, hingga unsur Kesbangpol Provinsi Banten.
| 124 Pelajar Bersaing Ketat Jadi Paskibraka Banten dan Nasional 2026, Lalui TWK hingga Tes Mental |
|
|---|
| Sinkron dengan Asta Cita, Arah Kebijakan Banten di Tahun 2027 Mulai Dipetakan |
|
|---|
| Kesbangpol Banten Libatkan Kemendagri dan BPK, Bahas Tata Kelola Dana Parpol 2026 |
|
|---|
| Ini Sederet Program yang Akan Dijalani Novri saat Pimpin Kesbangpol : Ada Gerakan Banten Cinta NKRI |
|
|---|
| Sosok dan Profil Novriyadi Purwansyah, Kepala Kesbangpol Banten yang Baru : Ini Perjalanan Karirnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PASKIBRAKA-Kepala-Badan-Kes.jpg)