Sinkron dengan Asta Cita, Arah Kebijakan Banten di Tahun 2027 Mulai Dipetakan
Pemerintah Provinsi Banten mulai memetakan arah kebijakan 2027 melalui penyusunan Renja Kesbangpol yang disinkronkan dengan Asta Cita Presiden
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Ringkasan Berita:
- Provinsi Banten memulai pemetaan arah kebijakan politik dan stabilitas daerah untuk tahun 2027 melalui Forum OPD penyusunan Renja.
- Perencanaan diselaraskan dengan Asta Cita Presiden serta visi pembangunan “Banten Maju, Adil, Merata, dan Tidak Korupsi”.
- Program prioritas mencakup infrastruktur, hunian layak, kesehatan tanpa diskriminasi, pendidikan gratis, penguatan UMKM, pariwisata, ketahanan pangan, investasi, dan pemerintahan bersih.
Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Provinsi Banten mulai memetakan arah kebijakan politik dan stabilitas daerah untuk tahun 2027 sebagai fondasi utama percepatan pembangunan.
Langkah tersebut dibahas dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi bagian dari tahapan resmi siklus perencanaan pembangunan daerah.
Melalui forum ini, program kerja Kesbangpol diselaraskan dengan arah pembangunan Provinsi Banten agar berjalan lebih terukur dan strategis.
Penyusunan Renja 2027 tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi fondasi awal dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di tengah percepatan pembangunan.
Baca juga: Kinerja Jasa Keuangan di Banten Awal 2026 Tumbuh Melambat, Perbankan jadi Penopang
Pemerintah daerah menilai kondisi yang aman dan kondusif merupakan prasyarat utama agar seluruh agenda pembangunan dapat terlaksana secara optimal.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, menyampaikan bahwa perencanaan tahun 2027 dirancang sejalan dengan agenda nasional dan daerah.
Sinkronisasi dilakukan dengan Asta Cita Presiden serta visi Gubernur Banten, yaitu “Banten Maju, Adil, Merata, dan Tidak Korupsi”.
“Kesbangpol memastikan seluruh agenda pembangunan berjalan dalam kondisi stabil, aman, dan kondusif,” ujarnya singkat.
Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban daerah merupakan prasyarat utama agar seluruh agenda pembangunan berjalan optimal.
Ia menyebutkan, keberhasilan delapan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur sangat bergantung pada kondisi daerah yang kondusif.
Program tersebut mencakup pembangunan infrastruktur dan hunian layak, layanan kesehatan tanpa diskriminasi, pendidikan gratis dan berkualitas, penguatan ekonomi dan UMKM, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, ketahanan pangan berkelanjutan, penciptaan iklim investasi yang sehat, hingga tata kelola pemerintahan yang bersih.
Menurut Novriyadi, tanpa stabilitas yang terjaga, berbagai target pembangunan berpotensi tidak berjalan optimal. Infrastruktur dapat terhambat, investasi melambat, pelayanan publik terganggu, bahkan kualitas demokrasi bisa menurun.
Karena itu, melalui forum OPD ini, Kesbangpol memperkuat sinergi dengan mitra strategis, termasuk unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta elemen masyarakat.
| Skema Pembayaran Program Sekolah Gratis di Banten Dinilai Bermasalah, DPRD Desak Evaluasi |
|
|---|
| BREAKING NEWS! Gugatan Tukang Ojek di Pandeglang ke Gubernur Berakhir, Tuntutan Rp100 M Dikabulkan |
|
|---|
| Jadwal dan Agenda Gubernur dan Wagub Banten Hari Ini, Rabu 1 April 2026 |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 H+6 di Pelabuhan Merak Ramai, Antrean Kendaraan Mengular Menuju Sumatera |
|
|---|
| Mudik Lebaran 2026 : BAZNAS Banten Siapkan Pos Siaga Mudik di Kabupaten Serang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Kesbangpol-Provinsi-Banten-Novriyadi-Purwansyah-as.jpg)