Dua Resep Olahan Daging Kurban Khas Banten untuk Rayakan Idul Adha 2026

Dua olahan daging kurban khas Banten, Angeun Lada dan Rabeg, bisa menjadi menu spesial saat Idul Adha 2026.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Tribunnews/Jeprima
Dua olahan daging kurban khas Banten, Angeun Lada dan Rabeg, bisa menjadi menu spesial saat Idul Adha 2026. 

TRIBUNBANTEN.COM - Hari Raya Idul Adha 2026 menjadi momen yang tepat untuk mengolah daging kurban menjadi sajian khas daerah yang kaya cita rasa. 

Di Banten, terdapat sejumlah kuliner legendaris berbahan dasar daging yang hingga kini masih populer dan kerap disajikan saat perayaan hari besar keagamaan.

Dua di antaranya adalah Angeun Lada khas Pandeglang dan Rabeg khas Serang. Kedua kuliner ini memiliki cita rasa rempah yang kuat dan menjadi warisan kuliner khas Banten sejak zaman dahulu.

Baca juga: Dapet Daging Kurban! Cara Mengolah Sate Kambing, Sapi, dan Kerbau agar Empuk dan Lezat

Angeun Lada, Kuliner Pedas Khas Pandeglang

Angeun Lada merupakan makanan berkuah pedas khas Kabupaten Pandeglang yang identik dengan olahan jeroan maupun daging sapi atau kerbau.

Nama Angeun Lada berasal dari bahasa Sunda Banten, yakni “angeun” yang berarti sayur dan “lada” yang berarti pedas. Jika digabungkan, Angeun Lada berarti sayur pedas.

Kuliner ini dikenal memiliki rasa gurih dan pedas yang kuat sehingga cocok disantap saat Idul Adha bersama keluarga.

Angeun Lada merupakan kuliner khas Pandeglang, Banten yang turun temurun kerap disajikan di momen tertentu.
Angeun Lada merupakan kuliner khas Pandeglang, Banten yang turun temurun kerap disajikan di momen tertentu. (TribunBanten.com)

Bahan utama Angeun Lada biasanya menggunakan jeroan sapi, kepala kerbau, daging kambing, hingga ikan. 

Cita rasa khasnya berasal dari penggunaan daun walang, tanaman yang banyak ditemukan di wilayah Pandeglang.

Selain daun walang, berbagai rempah khas Nusantara juga digunakan dalam proses memasaknya, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, serai, daun salam, lengkuas, kunyit, jahe, kencur, kemiri, merica, hingga tomat.

Perpaduan rempah tersebut membuat Angeun Lada memiliki aroma kuat dan rasa pedas yang khas.

Rabeg, Warisan Kuliner Kesultanan Banten

Selain Angeun Lada, masyarakat Banten juga mengenal Rabeg sebagai olahan daging khas yang identik dengan cita rasa Timur Tengah.

Rabeg merupakan warisan kuliner era Kesultanan Banten yang berkembang sejak abad ke-16 hingga ke-18 saat jalur perdagangan rempah berjaya.

Kuliner ini populer di wilayah Serang seperti Kaujon, Kaloran, Sukalila, dan kawasan lain yang dahulu menjadi tempat tinggal para bangsawan Kesultanan Banten.

Rabeg, makanan khas Banten di Rumah Makan Rabeg Khas Serang Haji Naswi (Magersari) di Jalan Mayor Safei, Kotabaru, Kota Serang atau berseberangan dengan Rutan Serang, saat dikunjungi TribunBanten.com, Rabu (23/12/2020).
Rabeg, makanan khas Banten di Rumah Makan Rabeg Khas Serang Haji Naswi (Magersari) di Jalan Mayor Safei, Kotabaru, Kota Serang atau berseberangan dengan Rutan Serang, saat dikunjungi TribunBanten.com, Rabu (23/12/2020). (TribunBanten.com)
Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved