BI Banten Targetkan QRIS Masuk 1.000 Masjid, Infak Kini Bisa Non Tunai

Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten menargetkan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di 1.000 masjid se-Banten.

Tayang:
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Ahmad Haris
BI BANTEN - Momen Sosialisasi dan Edukasi Kick Off QRIS 1.000 Masjid se-Banten yang digelar di Ballroom The Surosowan, Kantor Perwakilan BI Banten, Selasa (12/5/2026). 

Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menargetkan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di 1.000 masjid se-Banten.

Program tersebut ditandai dengan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Kick Off QRIS 1.000 Masjid se-Banten yang digelar di Ballroom The Surosowan, Kantor Perwakilan BI Banten, Selasa (12/5/2026).

Deputi Kepala Perwakilan BI Banten, Agus Sumirat mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat digitalisasi sistem pembayaran yang inklusif, sekaligus memperluas penggunaan transaksi non tunai di lingkungan rumah ibadah.

Baca juga: Pedagang yang Tolak Transaksi Pakai Uang Receh Bisa Kena Sanksi, BI Banten: Sanksinya Tak Main-main

“Melalui QRIS, berbagai aktivitas transaksi seperti infak, sedekah, maupun donasi diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, mudah, dan aman,” ujar Agus.

Menurutnya, penggunaan QRIS di masjid juga menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Banten.

BI Banten, kata Agus, menggandeng sejumlah pihak dalam merealisasikan program tersebut. Di antaranya Kementerian Agama Provinsi Banten, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten, hingga Bank Muamalat Indonesia.

Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi lintas lembaga yang telah terjalin dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi digital di wilayah Banten.

Selain itu, Agus menuturkan stabilitas sistem pembayaran nasional hingga saat ini tetap terjaga. Kondisi tersebut ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang dinilai sehat.

“Hal ini tercermin dari pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital yang tetap tinggi,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan akseptasi masyarakat terhadap transaksi digital juga terus menunjukkan tren positif, baik pada penggunaan QRIS maupun layanan pembayaran digital lainnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved