Kala Macron Skakmat Donald Trump Soal Kemerdekaan Palestina
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengajarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang pentingnya pengakuan kemerdekaan Palestina.
Tayang:
Editor:
Ahmad Haris
Kolase Tribun Banten/Instagram
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) telah mendesak "rasa hormat" bagi warga Palestina dan tetangga Arab mereka, dengan tegas menolak saran Presiden AS Donald Trump (kiri) tentang pemindahan massal penduduk Gaza dari tanah air mereka.
KTT tersebut berlangsung di New York, Amerika Serikat jelang Sidang Majelis Umum PBB pada Senin (22/9/2025).
Setelah KTT berlangsung, perjalanan Macron di New York pun langsung terganggu. Tidak diketahui apakah gangguan ini atas kesengajaan atau bukan dari pemerintah Amerika Serikat.
Pasalnya, sekelas kepala negara seperti Macron tidak bisa menyeberang di sebuah jalan di New York usai menghadiri KTT.
Macron hingga menunggu 30 menit di persimpangan jalan lantaran dirinya diberhentikan oleh Kepolisian setempat.
Alasan polisi melarang Macron menyeberang ialah karena iring-iringan Presiden Amerika Serikat Donald Trump hendak melintas.
Baca Juga
| Siapa Sony Sonjaya? Purnawirawan Polri yang Dicopot Presiden dari Jabatan Wakil Kepala BGN |
|
|---|
| BERITA TERKINI! Prabowo Resmi Copot Kepala BGN, Nanik Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana |
|
|---|
| Bahasa Prancis Bakal Diajarkan di Sekolah? Ini Penjelasan Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq |
|
|---|
| 29 Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Ada 4 Momen Penting, Ini Daftarnya |
|
|---|
| Pemkab Lebak Terima Bantuan Sapi Kurban dari Presiden Prabowo, Bobotnya Capai 1,07 Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Presiden-Prancis-Emmanuel-Macron-Presiden-AS-Donald-Trump.jpg)