Ditinggal Ziarah Ramadan, Honda Beat Pop Warga Serang Banten Raib Digondol Maling

Motor Honda Beat Pop milik warga hilang saat ditinggal ziarah Munggahan di Kampung Ragas, Desa Purwadadi, Lebakwangi, Kabupaten Serang.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Dok Pribadi
PENCURIAN MOTOR - Satu unit sepeda motor milik warga dilaporkan hilang saat ditinggal ziarah munggahan menjelang bulan suci Ramadan di Kampung Ragas, Desa Purwadadi, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (17/2/2026) sekira pukul 14.00 WIB 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Satu unit sepeda motor milik warga dilaporkan hilang saat ditinggal ziarah munggahan menjelang bulan suci Ramadan.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi di Kampung Ragas, Desa Purwadadi, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (17/2/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Korban pencurian, Jamaludin, mengatakan sepeda motor miliknya diparkir di area atas gili karena lokasi ziarah berada di bawah jalan.

Saat itu, ia bersama keluarga tengah melaksanakan tradisi ziarah munggahan yang biasa dilakukan masyarakat setempat menjelang Ramadan.

Baca juga: 5 Ide Menu Sahur Pertama Ramadhan 2026, Ada Ayam Dadu Kalasan dan Sayur Panggang

“Motor saya diparkir di atas karena tempat ziarahnya ada di bawah. Belum sampai satu jam ditinggal, saat saya kembali ke lokasi, motor sudah tidak ada,” ujar Jamaludin saat ditemui.

Sepeda motor yang hilang diketahui berjenis Honda Beat Pop berwarna merah putih dengan kondisi standar. Adapun nomor polisi kendaraan tersebut adalah A 4861 ED.

Jamaludin menambahkan, saat kejadian situasi di sekitar lokasi terbilang ramai oleh warga yang melakukan ziarah.

Namun, ia tidak melihat atau mencurigai adanya aktivitas mencurigakan sebelum meninggalkan kendaraan tersebut.

“Waktunya singkat, kurang dari satu jam. Saya juga tidak menyangka bisa hilang secepat itu,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Jamaludin mengaku mengalami kerugian dan berharap sepeda motornya dapat segera ditemukan.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan kendaraan tersebut agar segera menghubunginya.

“Kalau ada warga yang melihat atau mengetahui motor saya, mohon bantuannya untuk menghubungi saya,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih berupaya melakukan penelusuran dan berencana melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan meningkatkan pengamanan kendaraan, khususnya saat menghadiri kegiatan keagamaan atau acara yang melibatkan banyak orang.

Kalau mau, saya bisa sekalian:

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved